![]() qul innamaa anaa basyarun mitslukum yuuhaa ilayya annamaa ilaahukum ilaahun waahidun faman kaana yarjuu liqaa-a rabbihi falya’mal ‘amalan shaalihan walaa yusyrik bi’ibaadati rabbihi ahadaan |
| 110. Katakanlah: Sesungguhnya aku ini manusia biasa seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku: “Bahwa sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan yang Esa”. Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya”. |
Sebelum tidur semalam gw baca sebuah buku yang disana ada subbab yang menceritakan tentang ayat ini yang merupakan ayat terakhir dari Q.S. Al Kahfi. Subbab itu menyebutkan ada sebuah hadis diriwayatkan, “Barang siapa yang membaca ayat ini sebelum tidur, ada cahaya darinya yang akan memancar ke arah Masjid al-Haram, dan dibelakangnya, ada malaikat-malaikat yang memintakan ampun baginya hingga subuh”. Dalam riwayat lain disebutkan, “Tidak ada seorang hamba yang membaca ayat terakhir al-Kahfi, kecuali dia akan bangun pada jam yang dia kehendaki”.
Menjelang tidur gw pun mencoba mengamalkan apa yang disampaikan. Gw niatin untuk bangun jam 4 pagi lalu mematikan alarm yang sudah ku set sebelumnya. And…. It works ! Langsung melihat jam setelah bangun dan memang jam menunjukkan pukul 3:56 *masih deket2 jam 4 lah ya, hehe*. Jujur selama ini kalo tanpa alarm gw agak kesulitan buat bangun kalau tidurnya masih kurang dari selang waktu 6 jam.
Sepertinya malaikat memang bener-bener mencintai ayat ini ^_^


wah makasih kak infonya.. ikutan coba deh