Posts filed under 'Agama'
“Berita dari Masjid Nabawi…” (pesan-pesan yang tampaknya baik namun mengesalkan)
Akhirnya ‘gatel’ juga untuk mengomentari sesuatu.
– mode kesal : on –
Apakah Anda pernah atau sering mendapatkan pesan seperti ini (di milis, sms, facebook, dll)??
Pesan I
“BERITA DARI MASJID NABAWI..BERITA PENTING.BERITA UNTUK UMMAT ISLAM DISELURUH DUNIA. SURAT INI DATANGNYA DARI SYECKH ACHMAD DI SAUDI ARABIA : ‘AKU BERSUMPAH DENGAN NAMA ALLAH SWT DAN NABI MUHAMMAD SAW’ WASIAT UNTUK SELURUH UMMAT ISLAM DARI SYECKH ACHMAD SEORANG PENJAGA MAKAM RASULULLAH DI MADINAH, YAITU DI MESJID NABAWI SAUDI ARABIA . ‘Pada malam tatkala hamba membaca Al’Quran di makam Rasulullah, dan Hamba sampai tertidur, lalu hamba bermimpi. Didalam mimpi hamba bertemu dengan Rasulullah SAW, dan beliau berkata, ‘didalam 60.000 orang yang meninggal dunia, diantara bilangan itu tidak ada seorangpun yang mati beriman, dikarenakan :
1. Seorang istri tidak lagi mendengar kata-kata suaminya
2. Orang yang kaya yang mampu, tidak lagi melambangkan atau menimbangkan rasa belas kasih kepada orang-orang miskin.
3. Sudah banyak yang tidak berzakat, tidak berpuasa, tidak sholat dan tidak menunaikan ibadah haji, padahal mereka-mereka ini mampumelaksanakan.
4. Oleh sebab itu wahai Syechk Achmad engkau sabdakankepada semua ummat manusia di dunia supaya berbuat kebajikan dan menyembah kepada Allah SWT.’
Demikian pesan Rasulullah kepada hamba, Maka berdasarkan pesan Rasulullah tersebut dan oleh karenanya hamba berpesan kepada segenap Ummat Islam di dunia : – Bersalawatlah kepada Nabi Besar kita Muhammad SAW. – Janganlah bermalas-malasan untuk mengerjakan sholat 5 (lima )waktu. – Bershadaqoh dan berzakatlah dengan segera, santuni anak-anak yatim piatu. – Berpuasalah di bulan ramadhan serta kalau mampu tunaikan segera ibadah haji. PERHATIAN : Bagi siapa saja yang membaca suratini hendaklah menyalin/mengcopynya untuk disampaikan orang-orang lain yang beriman kepada hari penghabisan/ kiamat. Hari kiamat akan segera tiba dan batu bintang akan terbit,Al’Quran akan hilang dan matahari akan dekat diatas kepala, saat itulah manusia akan panik. Itulah akibat dari kelakuan mereka yang selalu menuruti hawa nafsu dalam jiwa. Dan Barang siapa yang menyebarkan suratini sebanyak 20 (dua puluh) lembar dan disebarkan kepada teman-teman/ rekan-rekan anda atau Masyarakat Islam sekitarnya, maka percayalah anda akan memperoleh setelah dua minggu kemudian. Telah terbukti pada seorang pengusaha di Bandung , setelah membaca dan menyalinnya juga menyebarkan sebanyak 20 (duapuluh) lembar, maka dalam jangka waktu 2 (dua) minggu kemudian, dia mendapat keuntungan yang sangat luar biasa besarnya. Sedangkan terhadap orang yang menyepelekannya dan membuang Surat ini, Dia mendapat musibah yang besar yaitu kehilangan sesuatu harta/benda yang sangat dicintai dan disayanginya. Perlu diingat kalau kita sengaja tidak memberitahukan surat ini kepada orang lain, maka tunggulah saatnya nasib apa yang akan anda alami, dan jangan menyesal apabila mendapat bencana secara tiba-tiba atau kerugian yang sangat besar. Sebaliknya jika Anda segera menyalin/mengcopyny a dan menyebarkannya kepada orang lain, maka anda akan mendapatkan keuntungan besar atau rezeki yang tiada disangka-sangka. Suratini ditulis S.T. STAVIA sejak itu surat ini menjelajah dan mengelilingi dunia, dan pada akhirnya sampai kepada Anda. Percayalah beberapa hari lagi sesuatu akan datang kepada Anda dan keluarga Anda, KEJADIAN-KEJADIAN YANG TELAH TERBUKTI ! 1. Tn. Mustafa mantan menteri Nasabah Malaysia ,dipecat dari jabatannya karena beliau lupa setelah menerima suratini, tidak menyebarkannya, kemudian beliau ingat suratini, lalu beliau menyalinnya dan Menyebarkannya sebanyak 20 lembar. Beberapa lama kemudian beliau dilantik kembali menjadi menteri Kabinet. 2. Tn. Gojali mantan menteri Malaysia telah menerima surat ini, kemudian beliau menyalinnya sebanyak 20 lembar dan menyebarkannya, dan beberapa hari kemudian beliau mendapat keuntungan yang luar biasa besarnya… Dengan adanya kejadian-kejadian tersebut diatas sebagai bukti, untuk itu saya sarankan agar Anda tidak merahasiakannya, dan anda segeralah menyebarkannya untuk teman-teman atau rekan-rekan Anda. Tunggu kabar baik dalam waktu dua minggu setelah Anda menyebarkan suratini. Allah SWT akan meridho’i niat baik Anda, selamat bertugas dan berkarya. Salam, PENJAGA MAKAM RASULULLAH SAW SYECKH ACHMAD-MADINA ——————--”
Dah sekitar 2 hari aq ga buka inbox fesbuk. Aq perhatiin inbox ku bertambah dari 50 jadi 60 pesan. Ternyata 8 dari 10 pesannya berisi pesan diatas.
Trus tadi siang tiba2 ada sms dari nomer tak dikenal masuk ke inbox ku, yang maksudnya mirip2lah tapi dengan konteks yang berbeda. Pesannya kyk gini :
Pesan II
“Di saat ibumu tidur lelap, cb kamu pandangi dy dlm2 dan bayangkan matanya tak akan terbuka utk slmnya. Tangannya tk mampu uk menghapus ari mata kmu dan tk ada lagi nasehatnya yg selama ini sering kmu abaikan. Bayangkan apabila ibumu sdh tiada ‘n apakah kmu sudah mampu membahagiakannya? Yg skian kalinya dya selalu membahagiakanmu, memnuhi kehendakmu. Apakah kmu pernah terpikir betapa besar pengorbanannya? Krm sms ini ke 15 temanmu. Jangan smp pts di kmu dalam waktu 24 jam,apabila putus di kamu, ini akan menjadi kenyataan, apakah arti sebuah pulsa dibandingkan seorang ibu? “
Lalu aq mengajukan pertanyaan2x kepada diriku sendiri :
- Merasa kesal?? yap.. Inbox jadi nambah ga keruan
- Diturutin ga pesannya? hell no!! nyape2-in aja. -_- buang2 waktu, tenaga, ‘n pulsa.. Dari dulu juga aq ga pernah nanggepin ni pesan.
Ya begitulah kekesalanku di hari minggu ini yang cukup mengganggu ‘mood’.
Hey, bukan berarti aq ga mau nyebarin kabar baik (pesan I). Bukan berarti aq juga ga sayang sama ibu (pesan II). Bukan berarti pula aq org yang sompral gara2 ga mau meneruskan isi pesan. Terlepas dari bener apa ga nya isi pesan2x diatas ataupun yang sejenisnya, kenapa di akhir pesan selalu ada kata2 berupa ‘ancaman halus’ kepada pembaca? Aq SANGAT YAKIN kalo keadaan tidak bergantung dengan apakah kita melanjutkan pesan2 itu atau ngga’. Seandainya memang benar Tn. Gojali dipecat (pesan I), aq yakin itu bukan gara2 ia ga mengirimkan pesan. Seandainya kejadian pada pesan II memang bener2 terjadi (naudzubillah), aq juga yakin itu bukan gara2 ga melanjutkan sms ke org2. Toh semua kejadian sudah ditentukan oleh Sang Maha Penentu.
– mode kesal : off –
Bagi para pembuat sumber pesan, berhentilah utk membuat pesan2 semacam ini, yang hanya sekadar meraup keuntungan duniawi semata dengan memanfaatkan kelemahan psikologis pembaca pesan. Bagi para penerima pesan, berhentilah utk ikut2 meneruskan pesan ke org2 yang bakal membantu sumber pesan utk mendapatkan keuntungan. Dan kalaupun Anda memang berniat baik, tidak bersikap egois, dan ikhlas ingin mengirimkan pesan ini, harap kalimat2 terakhir yang berisi ‘ancaman lunak’ dihapus terlebih dahulu.
Jika dianalisis lebih lanjut, pesan I mencoba memanfaatkan pembaca yang keberagamaannya seperti budak atau pedagang (seperti hadits yang disabdakan oleh Rasulullah saw mengenai tingkatan keberagamaan), yang keberagamaannya berlandaskan ketakutan ataupun berlandaskan kebaikan/keuntungan yang bakal menimpa diri sendiri. Sedangkan pesan II mencoba memanfaakan ketakutan dari pembaca akan kehilangan orang-orang yang dicintainya. Percayalah! pesan2 sprt itu bukanlah seperti pisau yang akan menusuk Anda secara ‘ajaib’ apabila Anda tidak menuruti kehendaknya. Selalu pakailah pikiran logis yang sudah Anda miliki di setiap saat, termasuk hal2 yang menyangkut tentang keberagamaan. Karena ajaran agama pun sebenarnya ajaran yang sangat logis dari Yang Maha Logis.
Well, aq pribadi benar2 tidak percaya dengan pesan2 seperti itu dan jelas tidak akan meneruskan pesan. Akal sehatku mengatakan bahwa pesan2 tersebut tidaklah logis. Aq baru percaya jika ada seseorang yang mampu menjelaskan secara gamblang dan logis bahwa ada pengaruh dikirim atau tidaknya pesan2x seperti itu dengan kebaikan dan keburukan yang terjadi. fiuuh…
6 comments June 14, 2009
Perbedaan Yahudi dengan Zionis
Semalam (jumat, 30 Jan 2009) aq melihat-lihat lagi rak buku di kamar kostan utk mencari-cari buku mana saja yang belum sempet terbaca, buat nyari bahan bacaan menjelang tidur. Ternyata ada buku yang berjudul “Palestina dalam Pandangan Imam Khomenei”. (Imam Khomenei merupakan pemimpin Revolusi Islam di Iran yang menggulingkan tiran kerajaan Syah). Aq bahkan lupa kapan dan dimana aq mendapatkan buku itu. Yang pasti kebiasaan buruk aq yang selalu ‘gatal’ dan royal untuk membeli buku tanpa dibaca janganlah ditiru, hhe…
Perang di Palestina baru saja berakhir. Rakyat palestina boleh sedikit bernapas lega untuk menikmati kedamaian ini. Ntah berapa lama kedamaian ini akan berjalan. Yang pasti para zionis tidak akan pernah menyerah dan berhenti untuk merealisasikan tujuannya yaitu menguasai dunia dengan cara menundukkan dan menghapuskan ajaran Islam sebagai langkah awal. Israel tidak akan pernah puas dengan wilayah pendudukannya yang ada sekarang ini. Pendudukan wilayah Palestina bukanlah tujuan utama dari Zionis. Sekarang ini, kita sebagai umat muslim hanyalah sebagai penonton perjuangan rakyat Palestina. Namun bisa jadi suatu saat nanti bersiap-siaplah kita sebagai aktor perjuangan melawan Israel/Zionis.
Berawal dari membaca buku tersebut, aq jadi tertarik untuk mengkaji lebih lanjut mengenai seluk-beluk Yahudi, Israel, dan Zionis. Nah, yang ingin aku ceritakan disini adalah apa perbedaan antara Zionis dengan bangsa Yahudi ? Siapakah yang mesti kita anggap sebagai musuh abadi? Apakah semua bangsa Yahudi merupakan Zionis atau sebaliknya ? Ataukah para Zionis itu hanyalah mengaku-ngaku beragama Yahudi padahal mereka sama sekali tidaklah beragama? Berikut ini beberapa cerita yang aku rangkum dari http://media.isnet.org/antar/etc/Yahudi.html dan juga dari buku “Palestina dalam Pandangan Imam Khomenei”.
———————————————————————————————————————————————-
Asal-Usul Yahudi (dikutip dari http://media.isnet.org/antar/etc/Yahudi.html)
Untuk mengetahu asal usul Yahudi tidak bisa terlepas dari keharusan untuk mengetahui tokoh Ibrahim yang dalam hal ini dipandang sebagai nenek moyang tiga agama monotheistik dan semitik, Yahudi (Yudaisme), Kristen dan Islam.
Sebagaimana telah diketahui bahwa Ibrahim tampil dalam pentas sejarah sekitar 3.700 tahun yang lalu. Ia berasal dari Babylonia, anak seorang pemahat patung istana yang bernama Azar “atau Terach dalam Kitab Madrash yang ditulis para rabii pemula”.
Sejak usia bocah Ibrahim sudah menampilkan cara berfikir tajam dan kritis. Suatu saat ia melihat hal yang tidak sesuai dengan akal sehatnya, ayahnya memahat batu dan setelah selesai menjadi patung sang ayah lalu menyembahnya.
Ibrahim memberontak yang berakibat ia harus dihukum bakar, tapi berhasil diselamatkan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Ia kemudian lari atau hijrah ke arah Barat, tepatnya ke daerah Kanaan, yaitu Palestina selatan. Karena daerah ini mengalami wabah paceklik, ia pergi ke Mesir bersama istrinya, Sarah dan menetap di sana sementara waktu.
Keberadaan Ibrahim sangat mengesankan Firoun, raja Mesir, ia menerima hadiah seorang wanita budak yang cantik yang bernama Hajar. Lalu ia pulang kembali ke Kanaan; sebab usianya bertambah lanjut, ia sangat mendambakan seorang keturunan.
Ia-pun berdoa memohon kepada Tuhan agar diberi keturunan untuk meneruskan misi kemanusiaan. Istrinya, Sarah berbaik hati dan mengijinkan Ibrahim mengawini budak perempuan mereka asal Mesir, Hajar. Dari Hajar ia dikaruniai seorang putra yang bernama Ismael (Ismail), yang dalam bahasa Ibrani berarti Tuhan telah mendengar, yakni telah mendengar doa Ibrahim yang memohon keturunan.
Ibrahim sangat mencintai Ismail dan ibunya, Hajar, sehingga menimbulkan perasaan tidak senang pada istri pertamanya, Sarah. Maka Sarah meminta Ibrahim untuk membawa Ismail dan ibunya keluar dari rumah tangga mereka. Ibrahim diberi petunjuk Tuhan dengan bimbingan malaikat-Nya agar membawa anak dan istrinya ke arah selatan dari Kanaan, sampai ke suatu lembah yang tandus dan gersang, tiada tumbuhan, yaitu Makkah.
Setelah tiba di lembah tandus itu sesuai dengan petunjuk Tuhan lagi, Ibrahim kembali ke Kanaan, tapi sekali waktu ia menyempatkan diri menjenguk Ismail di Makkah sampai anaknya itu mencapai usia dewasa. Sementara Ibrahim bersama Sarah tinggal di Kanaan, dan terkadang pergi ke Makkah untuk melaksanakan perintah Tuhan (Haji).
Dengan ijin dan kekuasaan Tuhan mereka dikaruniai seorang putra, Ishaq, yang juga menjadi Nabi dan Rasul Allah untuk mengemban tugas mengajari umat tentang faham tauhid, dan mempertahankan ajaran itu sampai akhir jaman.
Malahan sebagai rahmat Allah kepada Ibrahim, dari keturunan Ishaq banyak lahir para Nabi dan Rasul Allah. Ishaq dianugerahi Tuhan seorang anak bernama Yaqub yang digelari Israel, yang dalam bahasa Ibrani berarti “Hamba Allah” jadi identik dengan arti Abd Allah dalam Bahasa Arab, konon karena ia rajin beribadah menghambakan diri kepada Allah.
Anak turun Nabi Yaqub atau Israel ini berkembang biak, dan menjadi nenek moyang bangsa Yahudi, yang juga disebut Bani Israel (anak turun Israel).
Anak-anak Yaqub berjumlah dua belas orang, sepuluh orang dari istri pertama, dua orang lagi dari istri kedua, yaitu Yusuf dan Benyamin. Sepuluh anak Yaqub itu ialah Rubin, Simon, Lewi, Yahuda, Zebulon, Isakhar Dan, Gad, Asyar dan Naftali.
Karena berbagai kelebihan Yusuf, Yaqub sangat menyintai anaknya itu melebihi cintanya kepada anak-anaknya yang lain, dan hal ini mengundang rasa tidak enak pasa saudara-saudara tuanya dari istri pertama.
Lalu mereka bersekongkol untuk menyingkirkan Yusuf, tapi berkat lindungan Tuhan Yusuf bisa selamat. Yusuflah yang secara tidak langsung membawa Yaqub beserta seluruh keluarganya pindah ke Mesir, yang menjadi pusat peradaban dunia waktu itu.
Di Mesir inilah sebenarnya keturunan Yaqub atau Israel itu berkembang biak melalui anak-anaknya yang dua belas. Maka dari sinilah sebetulnya asal mula Bani Israel atau Bangsa Yahudi itu terbagi menjadi dua belas suku. Tapi Firoun yang dzalim itu merasa tidak senang terhadap keturunan Yaqub. Apalagi sebagian dari keturunan Yaqub itu menganut agama Taurat atau Monotheisme yang berlawanan dengan agama Mesir yang Mushrik atau Politheistik.
Nabi Dawud sebagai raja kerajaan Judea Samaria digantikan oleh anaknya, Nabi Sulaiman. Di bawah pimpinan Sulaiman bangsa Yahudi, anak turun Israel atau Nabi Yaqub ini mengalami jaman keemasan. Yerussalem dibangun dan pada dataran di atas bukit Zion yang menjadi pusat kota itu, didirikan pula tempat ibadah yang megah.
Orang Arab menyebutnya Haikal Sulaiman (Kuil Sulaiman, Solomon Temple), yang juga disebut al-Masjid al-Aqsa, “Masjid yang jauh dari Makkah”. Sebagaimana kota Yerussalem, tempat masjid itu di kenal orang Arab sebagai al-Quds atau Bait al-Maqdis, Bait al-Muqoddas, yang semuanya berarti kota atau tempat suci.
Sayang, anak turun Nabi Yaqub itu terkenal sombong dan suka memberontak. Ini membangkitkan murka Tuhan yang pada gilirannya mereka harus menerima azab-Nya. Al-Quran sendiri menggambarkan betapa Bani Israel itu membuat kerusakan di bumi, berlaku angkuh, chauvinis, merasa paling unggul dan paling benar sendiri.
Peristiwa ini terjadi sekitar tujuh abad sebelum masehi, ketika bangsa Babilonia dipimpin Nebukadnezar datang menyerbu Yerussalen dan menghancurkan kota itu termasuk masjid Aqsa-nya.
Berkat pertolongan dan kebesaran Tuhan, bangsa Bani Israel bisa kembali lagi ke tanah Yerussalem. Tapi sekali lagi mereka bersikat congkak dan membuat kerusakan di muka bumi, maka Allah-pun menurunkan siksa-Nya untuk kedua kali pada tahun tujuh puluh masehi, karena dosa mereka menolak kerasulan Nabi Isa al-Masih dan menyiksa para pengikutnya.
Ini bisa dibuktikan ketika kaisar Titus dari Roma meratakan Yerussalem dengan tanah, dan menghancurkan lagi masjid Aqsa yang mereka bangun. Dari bangunan itu tidak ada yang tersisa kecuali Tembok Ratap (tempat orang-orang Yahudi meratapi nasib mereka). Akibat dosa itu orang Yahudi mengalami diaspora, mengembara di bumi terlunta-lunta sebab tidak bertanah air, dan hidup miskin di Geto-geto. Bangunan yang hancur itu dibangun kembali oleh umat Islam dan diwarisinya sampai sekarang.
Yerussalem jatuh ke tangan Arab Muslim pada jaman Umar bin Khattab. Ketika datang ke sana untuk menerima penyerahan kota itu, ia merasa kecewa sekali melihat tempat masjid Aqsa telah dijadikan pembuangan sampah oleh umat Nasrani yang ingin melecehkan agama Yahudi.
Umar beserta tentara Islam membersihkan tempat itu, menjadikan tempat salat dan mendirikan masjid sederhana. Masjid Umar itu diperbaharui menjadi bangunan megah oleh khalifah Abd al-Malik bin Marwan dari Bani Umayyah.
Kisah perjalanan Nabi Ibrahim dan anak cucunya ini dikedepankan dengan maksud untuk menyadarkan kita semua betapa tokoh yang disebut sebagai imam umat manusia ini mempunyai kaitan erat dengan agama Islam.
Dari Isa itu tampak bahwa antara Makkah dan Yerussalem ada hubungan yang sangat erat terutama hubungan antara agama Yahudi, Kristen dan Islam.
Menurut Nabi Muhammad, ada tiga kota suci yang dianjurkan kepada kaum Muslimin untuk mengunjunginya yaitu Makkah dengan masjid Haramnya, Madinah dengan masjid Nabawinya dan Yerussalem dengan masjid Aqsanya.
Karena itu ketika Nabi melakukan shalat yang harus menghadap Yerussalem sewaktu masih di Makkah, ia memilih tempat di sebelah selatan Kabah agar bisa menghadap ke Kabah sekaligus ke Sakhrah di Yerussalem.
Tetapi ketika pindah ke Madinah, ia tidak bisa melakukan hal itu sebab Madinah terletak di sebelah utara Makkah. Maka Nabipun mohon perkenan Tuhan untuk pindah kiblat dari Yerussalem ke Makkah. Perpindahan ini mengisyaratkan makna yang amat dalam bahwa Nabi mengajarkan dan mengajak manusia kembali ke agama Nabi Ibrahim yang asli, yang disimbulkan oleh Kabah sebagai peninggalannya yang terpenting.
Agama Nabi Ibrahim yang asli itu biasa disebut Agama Hanafiyah, dan Ibrahim adalah seorang yang hanif, yang artinya bersemangat kebenaran, dan Muslim yang berarti bersemangat pasrah dan taat kepada Allah Tuhan Yang Maha Esa.
Maka ketika Rasul Allah terlibat polemik dengan para penganut Agama Yahudi yang muncul melalui kerasulan Musa sekitar lima abad sesudah Nabi Ibrahim, dan penganut Agama Nasrani yang muncul sekitar tiga belas abad setelah Nabi yang sama, wahyu Tuhan kepada Muhammad menegaskan bahwa Ibrahim bukanlah seorang Yahudi atau seorang Nasrani, melainkan seorang yang hanif dan muslim.
Nabi dan para pengikutnya diperintahkan untuk mengikuti agama Nabi Ibrahim yang hanif itu. Berkaitan dengan kesinambungan agam Ibrahim yang hanif itu, Tuhan sudah wanti-wanti kepada Nabi untuk menjaga keutuhan agama itu, tidak terpecah belah didalamnya, yaitu agama yang telah diwahyukan kepada Nabi Ibrahim, Musa dan Isa.
Zionisme
(dikutip dari buku “Palestina dalam Pandangan Imam Khomenei”, hal xxvii-kata pengantar)
Roger Garaudy, dalam bukunya, The Case of Israel, A Study of Political Zionism- sebagaiman dikutip Satrio Arismunandar dalam karianya, Di Bawah Langit Yerusalem (1995) – mengatakan, kita harus cermat dalam membedakan antara zionisme sebagai gerakan keagamaan dengan zionisme sebagai gerakan politik. Sebagai gerakan keagamaan sebenarnya ia tidak menimbulkan penolakan, perlawanan, atau penentangan dari orang Kristen atau Islam Palestina, yang memang juga menganut agama Nabi Ibrahim. Zionisme sebagai gerakan keagamaan hanya mempengaruhi kelompok kecil saja. Pada abad ke-19, para pengikut ‘Pecinta Zion’ (Choveve Zion) berusaha mewujudkan tujuan mereka, menciptakan di negeri Zion (nama bukit di Yerusalem) sebuah pusat kegiatan spiritual, dari mana kemudian agama dan budaya Yahudi dapat menyebar ke seluruh dunia. Zionisme spiritual ini sama sekali tidak mengenai suatu program politik apapun untuk menciptakan negara Yahudi, apalagi merebut tanah Palestina dan mengusir rakyat Palestina dari tanahnya.
Masalah mulai timbul ketika Theodor Herzl (1860 – 1904) menyusun doktrin zionisme sebagai gerakan politik pada tahun 1882 di Wina. Pada 1896, ia memberi bentuk sistematis pada doktrin itu dalam bukunya, Der Judenstaat (Negara Yahudi), dan secara konkret menerapkannya pada Kongres Zionis Sedunia pertama di Basel pada tahun 1897. Zionisme politik inilah yang menjadi sumber masalah sekarang. Karena, berbeda dengan zionisme sebagai gerakan keagamaan, Herzl dalam pandangan-pandangannya bersifat mengingkari agama secara radikal. Bahkan ia menentang dengan keras semua orang yang merumuskan Yudaisme sebagai sebuah agama.
Dari sudut pandang zionisme politik, di atas segala-segalanya “Orang yahudi merupakan sebuah bangsa.” Dan jika kita perhatikan UUD Israel sekarang, terlihat sikap mendua dalam merumuskan siapa yang pantas disebut ‘orang Yahudi’, karena ada perumusan berdasarkan asal-usl etnis dan berdasarkan agama. Herzl membuat kesimpulan sebagai berikut. Pertama, orang Yahudi di mana pun mereka berada, di negara manapun mereka bertempat tinggal, akan tetap merupakan sebuah bangsa yang tunggal. Konsekuensi kesimpulan Herzl ini sekarang adalah warga Yahudi yang sudah menjadi warga AS atau Inggris, misalnya, dituntut untuk “setia pada Israel”, sehingga menimbulkan problema loyalitas ganda. Kedua, Herzl berpendapat, orang Yahudi selamanya dan di mana saja selalu menjadi korban pengejaran. Dan kegita, mereka sama sekali tidak dapat diasimilasikan oleh negara-negara di mana mereka telah bertempat tinggal sekian lamanya. Asumsi Herzl terakhir ini sebenarnya sama dengan asumsi kaum anti-Yahudi dan rasis.
Pemecahan yang dianjurkan oleh Herzl adalah pembentukan sebuah negara Yahudi, di mana semua orang Yahudi dari seluruh dunia dapat dikumpulkan. Jadi bukan lagi sekadar rumah spiritual seperti ide awal zionisme spiritual. Menurut Garaudy, di sini terlihat ungkapan nasionalisme Barat yang khas. Akhir periode abad 19 di Eropa merupakan abad nasionalisme. Nasionalisme ini memperlihatkan wajah yang paling kuat di Jerman, dan hal itu berpengaruh kuat pada Herzl, yang mendapat pendidikannya di Jerman. Menurut Herzl, negara Yahudi yang diinginkannya itu harus didirikan di atas sebuah wilayah yang kosong. Ini juga cara pemikiran kolonialisme yang khas yang berpengaruh pada masa itu. Artinya, pelaksanaan pemikiran ini sama sekali tidak mempertimbangkan nasib atau pendapat penduduk asli wilayah yang akan dijadikan negara Yahudi itu. Penduduk asli itu -seperti kasus bangsa Indian yang tersingkir di AS dan rakyat Palestina yang sekarang bernama Negara Yahudi Israel- dianggap tidak ada.
Pada mulanya, ada beberapa wilayah yang diusulkan untuk tempat negara Yahudi itu, seperti Argenti atau Uganda. Herzl ternyata lebih suka memilih Palestina, karena ingin meneksploitasi kecendurangan spiritual yang kuat dari para anggota dan pengikut Pencinta Zion. Dengan taktik demikian, Herzl mendapat “legitimasi” keagamaan untuk memperkuat zionisme dengan politik kolonialis yang dicanangkannya. Padahal Herzl sendiri adalah seorang sekuler dan tidak mempercayai tradisi keagamaan itu. Martin Buber, salah satu pemikir terbesar abad kita yang juga orang Yahudi, telah mengecam keras pemutarbalikan dan penyimpangan zionisme, dari gerakan keagamaan menjadi gerakan politik dan nasionalisme Yahudi yang sempit dan rasis. Buber mengatakan, pemutarbalikan itu bukan berasal dari Yudaisme, tapi dari nasionalisme Eropa. Buber, dalam bukunya, Israel and The World, mengakui, “Kami sama sekali tidak punya keinginan untuk merampas apa yang telah menjadi hak milik mereka selama ini. Yang kami inginkan adalah hidup berdampingan bersama-sama dengan mereka.”
Resolusi PBB yang menyamakan zionisme dengan rasialisme, sebenarnya juga bukan tidak beralasan. Sejak awal Herzl sendiri sadar, ia membutuhkan antisemitisme (yang kemudian menjadi program Nazi Jerman di bawah Hitler) sebagai dalih pembenaran zionisme politik. Herzl menentang asimilasi Yahudi dengan non Yahudi, karena kenyataan ini akan mengganggu dasar-dasar argumennya. Kaum kolonial Barat membantu zionis mendirikan negara Yahudi di tanah Palestina, yang merupakan jantung dunia Arab, demi mempertahankan kepentingan Barat sendiri. Dengan lahirnya negara Yahudi Israel, bangsa Arab akan ricuh dan sibuk terus-menerus, sehingga Barat bisa terus mengeksploitasi dunia Arab untuk kepentingannya.
Para pemimpin zionis Israel tidaklah bodoh. Mereka tahu sejak awal bahwa mereka diperalat. Dan mereka juga sadar, suatu saat jika konstelasi dunia berubah, Barat mungkin akan menarik dukungan terhadap Israel. Maka sebelum perubahan itu terjadi, Israel bersiap-siap membangun sendiri industri militernya agar bisa mandiri dan tidak tergantung pada dukungan militer Barat. Tidak jadi soal jika anggaran militer Israel bisa mencapai separo dari anggaran belanja negaranya. Proyek-proyek mahal, seperti pembuatan senjata nuklir, pesawat tempur Levy, dan rudal dari darat ke darat, terus dilakukan Israel. Maka prospek perdamaian dan pengendalian persenjataan di Timur Tengah, meskipun diupayakan sekuat tenaga saat ini, tampaknya untuk jangka pendek ini masih suram. Pola pemikiran zionisme politik, yang melekat erat di benak para pemimpin Israel, adalah sisa era kolonial yang sulit dihapuskan begita saja. Dan beban ini kini harus ditanggung rakyat Palestina di daerah pendudukannya.
Pandangan Imam Khomenei terhadap Zionis dan Yahudi
Setiap bentuk hubungan dengan Israel harus diputuskan. Namun demikian, kaum Yahudi bebas untuk tinggal di Iran dan tinggal di lingkungan yang lebih bebas dari saat Syah berkuasa, karena Islam menghormati semua agama. Kaum zionis sungguh berbeda dengan kaum Yahudi. Jika kaum muslim menang atas kaum zionis, maka mereka akan memperoleh nasib yang sama dengan Syah. Namun demikian, kaum Muslim tidak akan bertindak apa-apa terhadap pengikut Yahudi, karena mereka adalah kaum sebagaimana kaum-kaum lainnya. Mereka akan bisa menjalankan kehidupan mereka dan tidak akan tercabut haknya.
Kaum minoritas beragama yang hidup di antara kaum Muslim semenjak awal Islam, setelah kemenangan Islam – bukan mereka yang berpaham politeisme (menyembah banyak Tuhan) yang merupakan konspirator atau mereka yang berencana dan ingin menciptakan kerusuhan, melainkan kaum minoritas yang religius- diperlakukan dengan penghargaan yang tinggi oleh Islam. Berdasarkan catatan sejarah, diceritakan bahwa pasukan Muawiyah menjarah gelang kaki dari kaki wanita Yahudi. Ketika mendengarnya, Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib berkata, “Aku mendengan bahwa mereka datang dan menjarah gelang kaki dari kaki seorang wanita dzimmi (orang-orang Yahudi dan Nasrani yang ramah dan bersahabat yang tinggal di wilayah Muslim). Jika seorang Muslim meninggal dalam keadaan kecewa seperti saya sekarang ini, maka ia tak akan tercela.” Ini menunjukkan betapa kepedulian beliau, bahwa keselamatan semua lapisan penduduk harus dilindungi. Kami menganggap komunitas Yahudi sama sekali berbeda dengan permasalahan zionisme dan zionis, kaum zionis bukanlah termasuk mereka yang beragama. Ajaran dari Nabi Musa as. adalah ajaran Allah dan Musa as. disebutkan dalam Al Quran lebih banyak dari nabi-nabi lainnya. Kehidupan Musa as. telah diceritakan dalam Al Quran dan itu memberikan pelajaran yang berharga serta menunjukkan kepada kita bagaimana beliau as. melakukan aksi atas Fir’aun. Beliau as. adalah penuntun, yang memiliki kekuatan dan ketetapan hati, yang bangkit melawan kekuatan besar Fir’aun dan menghancurkannya. Keyakinan atas kekuatan Allah dan perhatian beliau as. kepada kaum lemah dan tertindas, yang digunakan sebagai alat untuk menentang kaum arogan dan berdaya – yang diawali oleh Fir’aun- dan bangkit melawan mereka, adalah jalan Musa as, yang mana semua ini jelas sekali bertentangan dengan rencana kaum zionis. Mereka ini justru telah bergabung dengan kelompok arogan dan berdaya, serta bertindak sebagai mata-mata mereka dan pembantu mereka, mereka melawan kaum yang lemah dan tertindas serta menentang ajaran Musa as., yang mana beliau sendiri juga sebagai rakyat biasa. Saat ini, mungkin sedikit kaum Yahudi tersesat -yang telah datang ke sana (Palestina) bersama-sama dari berbagai tempat di bumi- yang sekarang menyesali apa yang telah mereka lakukan. Mungkin kaum Yahudi tersebut, yang tidak menginginkan apapun kecuali ajaran Musa as., sekarang merasa menyesal telah pergi ke sana, karena mereka melihat sendiri rencana kelompok zionis ini – yang menyebut dirinya kaum Yahudi- bertindak melawan ajaran mulia Musa as., membunuh orang tanpa alasan, bersekutu dengan Amerika dan lainnya. Mereka tak akan bisa tahan dengan hal ini. Kami tahu bahwa komunitas Yahudi sungguh berbeda dengan komunitas Zionis. Kami melawan kaum zionis. Perlawanan kami muncul dari kenyataan bahwa mereka melawan semua agama. Mereka bukanlah kaum Yahudi. Mereka adalah kelompok gerakan politik -yang menyebut diri mereka Yahudi- yang melakukan aksi-aksi tertentu. Kaum Yahudi memandang hina mereka, dan semestinya hal ini dilakukan oleh semua orang…..
———————————————————————————————————————————————-
Kira-kira begitulah cerita singkat yang bisa aq ceritakan. (hhe..singkat ??? ). Sebelum tidur, aq berkesimpulan bahwa aq tidak boleh menggeneralisasi semua kaum Yahudi adalah musuh. Selama ini mungkin aq keliru karena telah membenci semua org Yahudi beserta ajarannya. Musuh utama adalah kaum zionis. Tidak semua kaum Yahudi adalah kaum Zionis. Agama Yahudi juga agama Allah. Kekejian dan kezaliman dari dulu hingga skrg yang terjadi bukanlah ajaran agama Yahudi, melainkan permainan politik yang dicanangkan kaum zionis. Bagi bangsa Yahudi yang menentang zionis, mereka tetap harus kita hormati dan junjung tinggi. Bagi bangsa lain yang bukan bangsa Yahudi, namun memiliki niatan yang sama dengan zionis, mereka juga adalah zionis, yang kita anggap sebagai musuh dan harus kita putuskan hubungan dengan mereka serta perangi mereka apabila mereka mengusik hak asasi kita, termasuk pemerintahan kita sendiri. Intinya, tegakkanlah keadilan dan perangilah kezaliman di muka bumi !
5 comments January 31, 2009
Kenapa ada masa lalu yang begitu indah?
Dahulu, di suatu malam –dan aku ga akan pernah melupakan malam itu, tibalah sesuatu yang mungkin menjadi salah satu hal yang terindah sepanjang hidupku. Di malam itu, hati ini telah diserang oleh sebuah kejutan yang mungkin menjadi kejutan terbesar sepanjang hayatku. Tidak disangka memang. Padahal sebelumnya tidak pernah terlintas di dalam hatiku sebesar zarrah pun untuk memakan serangan itu. Awalnya menyesal memang, karena membuat hati ini melanggar prinsip yang telah menjadi tonggak yang kokoh dalam jiwaku. Ya, artinya tonggak itu belum sepenuhnya kokoh. Tapi tak apalah, tak perlu disesalkan. Karena dengan ‘pembelotan’ itu, akupun mengenal sesuatu yang membuat aku mengubah hatiku. Hmm, bukan, bukan. Bukan aku. Melainkan Sang Pemilik Hati-lah yang telah mengubahnya.
Setelah serangan itu, hari-hariku pun menjadi begitu indah. Sujud syukur kehadirat-Nya yang membuat aku telah memakan serangan itu. Jiwa ini serasa memberontak dengan riangnya laksana atom-atom yang sedang dipanaskan. Tapi, apakah ini yang benar-benar disebut kebahagiaan sesungguhnya? Kebahagiaan yang membuat hal-hal yang biasa tampak luar biasa? Kebahagiaan yang menjadikan hal-hal yang buruk tampak menjadi indah di mata? Kebahagiaan yang melalaikan aku dari Sumber Segala Kebahagiaan?
Dan kebahagiaan itupun hilang. Tidak akan pernah lagi ada malam itu. Malam yang membuat aku melakukan ritual untuk mengingatnya setiap bulan. Malam yang menghabiskan waktuku untuk menikmati fatamorgana. Seringkali hatiku menangis perih melewati malam itu ketiga tubuhku terbangun di pagi harinya dan menyadari bahwa aku tidak lagi memiliki malam itu. Aku pun jatuh terpuruk ke dasar yang paling bawah. Perginya serangan kebahagiaan itu membuatku seakan-akan kehilangan segala isi dunia. Oh, mengapa Kau cabut kebahagiaan ini dariku? Apa salahku? Adakah suatu dosaku yang berat bagi-Mu untuk mengampuninya? Aku telah berdoa di setiap siang dan malam kepada-Mu agar kebahagiaan itu tidak pergi. Jikalau kebahagiaan itu akhirnya Kau ambil juga, mengapa Engkau memberikan kebahagiaan itu dahulu? Sekalian saja aku sama sekali tidak pernah memakan serangan itu agar aku tidak pernah merasakan sakitnya kehilangan kebahagiaan itu. Dan akupun bertanya kepada diriku dimana akupun sendiri tidak kuasa menjawabnya: “Kenapa ada masa lalu yang begitu indah?”
Tapi sungguh kasih sayang-Mu melebihi segala sesuatu. Engkau benar-benar memperhatikanku di setiap gerak langkahku. Engkau memang Maha Tahu atas segala yang menyerang hatiku. Sungguh selama ini aku telah lalai bersyukur atas segala karunia-Mu. Aku akhirnya sadar bahwa Engkau menjawab doaku, walaupun bukan itu yang aku pinta di dalam doaku dahulu. Tapi Engkau memberikan kepadaku yang terbaik untukku, bukan berdasarkan hawa nafsuku yang apabila Engkau kabulkan itu, mungkin aku akan jatuh lebih terpuruk lagi. Bukankah Kau pernah berkata mesra di dalam firman-Mu kepada rasul kekasihmu “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohonn kepada-Ku….” *). Demi diriku sebagai tebusannya, tidak perlulah diragukan lagi janji-Mu. Tapi sungguh aku ini makhluk yang papa, yang tak menyadari dan tak tahu berterima kasih atas belas kasihan yang telah Engkau curahkan kepadaku.
Jadi, buat apalah aku terus merasa jatuh, terus merasa kehilangan kebahagiaan itu. Padahal Engkau telah dan akan memberikan kebahagiaan lain yang jauh lebih berarti dibanding itu. Yang tidak akan lekang oleh masa, dan tidak akan pergi untuk selama-lamanya.
Secercah harapan mulai kembali menaungiku. Kini aku pun tahu jawaban dari pertanyaanku, “Kenapa ada masa lalu yang begitu indah?” Karena akan ada masa depan yang lebih indah…”Kenapa aku rindu sorak-sorai tanda kebahagiaan dihatiku dahulu?” Karena jika cukup bersabar, maka suatu saat nanti malaikat akan bersorak-sorai merayakan kemenangan di hari yang ditunggu-tunggu.
Bagi teman-teman yang memiliki jawaban lain akan pertanyaan “Mengapa ada masa lalu yang begitu indah?” ditunggu posting-an atau reply-nya ![]()
*) Q.S. Al Baqarah(2) : 186
5 comments July 5, 2008
Doa Hari Jumat
Puji bagi Allah,
yang awal sebelum penciptaan dan penghidupan,
yang akhir setelah punah semuanya,
Yang Maha Tahu dan tak melupakan orang yang mengingat-Nya,
yang tidak merugikan orang yang mensyukuri-Nya,
Yang tidak mengecewakan orang yang memohon kepada-Nya
yang tidak memutus harapan orang yang mengharapkan-Nya
Ya Allah, aku minta kesaksian-Mu dan cukuplah Engkau sebagai saksi,
aku mminta kesaksian seluruh malaikat-Mu penghuni langit-Mu dan pemikul Arsy-Mu
serta yang Kau bangkitkan sebagai Nabi dan Rasul-Mu dan yang Kau ciptakan dari berbagai makhluk-Mu
Aku bersaksi, sesungguhnya Engkau Allah tak ada tuhan kecuali Engkau,
Tunggal tak berserikat, Tak Bertara, Firman-Mu tak berubah, tak terganti.
Dan sesungguhnya Nabi Muhammad saw hamba-Mu dan rasul-Mu dipenuhinya apa yang Kau bebankan padanya untuk semua hamba.
Dia berjihad di jalan Allah ‘Azza wa Jalla dengan jihad yang sebenarnya.
Dia memberi kabar gembira tentang pahala yang pasti.
Dia memperingati akan siksa yang sesungguhnya.
Ya Allah, teguhkan aku dalam agama-Mu selama Kau hidupkan aku,
jangan gelincirkan hatiku setelah Kau beri daku petunjuk,
dan karuniakan padaku rahmat dari sisi-Mu
Sungguh Engkaulah Maha Pemberi, limpahkan sejahtera kepada Nabi Muhammad dan keluarganya,
jadikan aku pengikut dan golongannya, dan bangkitkanlah daku dalam barisannya.
Bimbinglah daku untuk melaksanakan salat Jumat dan segala yang Engkau wajibkan.
Dan Kau bagikan karunia pada hari Pembalasan pada orang yang layak menerimanya.
Sungguh Engkau Maha Mulia lagi Maha Bijaksana.
Add comment March 22, 2008
Doa hari Ahad
Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Dengan Nama Allah,
yang tidak aku harapkan kecuali karunia-Nya,
yang tidak aku takutkan kecuali keadilan-Nya,
yang tidak aku percayai kecuali firman-Nya,
yang tidak aku pegang kecuali tali-Nya.
Kepada-Mu aku berlindung, Wahai pemilik Ridha dan Ampunan, dari kezaliman dan permusuhan,
dari bencana zaman,
dari gelombang kesedihan,
dari rangkaian kemalangan,
dari habisnya waktu sebelum siap.
Aku mohon bimbingan kepada-Mu menuju apa yang baik dan yang mendatangkan kebaikan.
Aku mohon pertolongan kepada-Mu untuk mencapai keberuntungan dan mendatangkannya.
Pada-Mu aku mengharapkan limpahan keselamatan seutuhnya, dan kesejahteraan selamanya.
Aku berlindung kepada-Mu ya Rabbi dari bisikan setan,
aku bernaung pada kekuasaan-Mu dari kezaliman para penguasa.
Terimalah salatku dan puasaku, jadikanlah hari esokku dan sesudahnya lebih baik dari saat ini dan hari ini.
Muliakanlah keluargaku dan kaumku, jagalah waktu jaga dan tidurku,
Engkaulah ya Allah, Penjaga Yang Terbaik, Yang Paling Pengasih dari segala yang mengasihi.
Ya Allah, aku berlepas diri dari kemusyrikan dan kekafiran, pada hari ini dan sesudahnya,
yaitu pada semua hari Minggu, aku ikhlaskan doaku mengharap perkenan-Mu.
Limpahkanlah sejahtera kepada Nabi Muhammad dan keluarganya,
sebaik-baik makhluk-Mu yang menyeru kepada kebesaran-Mu.
Muliakan daku dengan kemuliaan-Mu yang tak pernah punah,
jaga diriku dengan mata-Mu yang tak pernah tidur
Tuntaskan urusanku dengan bergantung kepada-Mu,
tutup usiaku dengan ampunan-Mu.
Sungguh, Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang
1 comment March 17, 2008
Lantunkanlah Doa ini Bagi yang lagi sedih dan gelisah karena Dosa2 dan Kesalahan
Ya Allah,
Wahai yang melindungi hamba-Nya yang lemah,
Yang menjaga hal-hal yang menakutkan,
aku betul-betul dikucilkan oleh dosa-dosa sehingga tiada satu pun yang menemani,
aku tak kuasa menghadapi amarah-Mu sehingga tidak ada yang dapat membantuku,
aku tak lama lagi akan bertemu dengan-Mu dan tiada satu pun yang mampu menenangkan ketakutan,
siapakah yang bakal memberi ketenangan dari amarah-Mu,
padahal Engkaulah yang menurunkan ketakutan itu padaku,
siapa yang akan membantuku jika Engkaulah yang mengucilkan diriku,
siapakah yang memberi kekuatan jika Engkaulah yang melemahkan diriku,
Ya Ilahi,
siapakah yang memberi perlindungan selain yang kuasa atas yang dikuasai,
siapakah yang memberi ketenangan selain yang menang atas yang kalah,
siapakah yang memberi pertolongan selain yang diminta atas yang meminta
Ya Allah,
di tangan-Mu lah berada sebab itu semua,
kepada-Mu lah tempat berlindungan dari kekuatan,
maka limpahkanlah sejahtera kepada Nabi Muhammad dan keluarganya,
tenangkanlah ketakutanku ini, kabulkanlah permintaanku ini
Ya Allah,
bila Engkau memalingkan wajah-Mu yang mulia dari diriku dan menutup pintu karunia-Mu yang besar dari diriku,
atau menghalangi rezeki-Mu kepadaku atau memutus ikatan-Mu denganku,
maka aku tidak akan menemukan jalan lain dalam harapanku ini selain kepada-Mu,
aku tidak kuasa memperoleh apa yang ada disisi-Mu dengan pertolongan selain-Mu,
Inilah aku hamba-Mu dalam genggaman-Mu di tangan-Mu lah seluruh hidupku bergantung,
tiada satupun urusanku yang lancar tanpa Engkau,
kekuasaan-Mu tetap menguasai diriku,
keputusan-Mu tetap berlaku adil kepadaku,
aku tidak punya kuasa untuk keluar dari kekuasaan-Mu,
aku tidak sanggup melampaui kehendak-Mu,
aku tidak mungkin bisa mengatur keinginan-Mu,
ali tidak mungkin mencapai keridhaan-Mu,
aku tidak mungkin bisa memperoleh apa saja yang ada di sisi-Mu selain dengan ketaatan-Mu dan berkat karunia rahmat-Mu jua
Ya Ilahi,
aku berada di waktu pagi dan sore sebagai hamba yang pasrah kepada-Mu,
aku tidak kuasa menarik manfaat bagi diriku dan tidak pula menolak mudharat kecuali bila Engkau kehendaki,
aku persaksikan semua ini pada diriku,
aku mengakui keterbatasan kemampuanku,
maka sempurnakanlah padaku apa yang telah Engkau janjikan pada diriku dan penuhilah apa yang telah Engkau berikan kepadaku
Aku ini hanyalah hamba-Mu yang miskin dan penuh kerendahan,
yang lemah dan buta, yang hina dan menderita, yang fakir dan khawatir, yang senantiasa meminta perlindungan
Ya Allah,
limpahkanlah sejahtera kepada Nabi Muhammad dan keluarganya,
janganlah Engkau membuatku lupa untuk tetap mengingat-Mu sesuai yang telah Engkau gariskan kepadaku,
jangan pula Engkau membuatku lalai akan segala kebaikan-Mu sesuai yang Engkau putuskan kepadaku,
daku tak mau putus asa dari perkenan dan jawaban-Mu,
sekalipun Engkau memperlambat(jawaban itu) kepadaku baik dalam keadaan senang maupun susah,
baik ditimpa cobaan berat maupun di saat sejahtera dan tenang,
baik dikala sehat wal afiat maupun dalam keadaan diuji suatu musibah,
baik dalam keadaan kurang beruntung maupun dalam keadaan beruntung
baik dalam suasana lapang maupun dalam kesulitan,
baik saat miskin maupun di saat kaya.
Ya Allah,
limpahkanlah sejahtera kepada Nabi Muhammad dan keluarganya,
berilah aku kesempatan untuk selalu memuji-Mu dan mensyukuri-Mu di setiap waktu dan kesempatanku,
sehingga aku tidak merasa gembira dengan apa yang Engkau berikan kepadaku dari urusan duniawi,
dan tidak pula merasa sedih atas apa yang Engkau tolak padaku (dalam dunia),
getarkanlah hatiku dengan ketakwaan kepada-Mu,
gunakanlah badanku ini demi kepentingan yang Engkau terima dari diriku,
sibukkanlah diriku dengan tetap mentaati-Mu,
dan tidak diganggu oleh segala hal lainnya karena kalau tidak demikian, aku bisa terperosok mencintai apa yang Engkau benci
dan membenci apa yang Engkau cintai
Ya Allah,
limpahkanlah sejahtera kepada Nabi Muhammad dan keluarganya,
tetapkanlah hatiku untuk senantiasa mencintai-Mu dan untuk selalu mengingat-Mu,
giatkanlah hatiku untuk selalu takut kepada-Mu,
arahkanlah untuk tetap mentaati-Mu,
lapangkanlah jalan untuk selalu mencintai-Mu,
hiasilah denegan harapan akan apa yang ada disisi-Mu selama hidupku ini seterusnya,
jadikanlah ketakwaanku kepada-Mu dari segalai isi dunia sebagai bekalku,
jadikanlah perjalananku menuju rahmat-Mu,
jadikanlah pula keridhaan-Mu sebagai pintu masuk bagiku dan
jadikanlah surga-Mu tempat kembaliku
Berikanlah aku kekuatan yang membuatku sanggup memikul seluruh keridhaan-Mu,
jadikan pula pelarianku kepada-Mu sebagai harapanku atas apa yang ada di sisi-Mu,
teguhkanlah hatiku dengan sikap waspada terhadap segala kejahatan makhluk-Mu,
anugerahilah daku ketentraman bersama-Mu,
kasih-Mu atas kepada hamba-hamba-Mu yang mentaati-Mu
Jangan Engkau berikan kepada orang-orang kafir dan kaum durhaka rasa belas kasihan padaku,
tidak pula pertolongan, tidak pula suatu keperluan kepadanya,
namun jadikanlah kerendahan hatiku, kelembutan jiwaku,
rasa lapangku dan kecukupanku hanya kepada-Mu semata dan kepada hamba-hamba-Mu yang terpilih
Ya Allah,
limpahkanlah sejahtera kepada Nabi Muhammad dan keluarganya,
angkatlah daku sebagai sahabat dan penolong hamba-hamba terbaik-Mu,
karunia aku kerinduan kepada-Mu dan mengamalkan apa yang Engkau cintai dan ridhai.
Sesungguhnya Engkah Maha kuasa atas segala sesuatu, dan itu semua mudah bagi-Mu
Add comment March 11, 2008
Hikmah Ayat-Ayat Cinta
Di pertengahan suatu malam (Rabu, 27/02/08, 23:59) aku msh terjaga. Belum ada tanda-tanda kantuk yg menghampiriku. Seperti biasa,untuk menghilangkan suntuk, tanganku mulai mencari-cari tombol power laptopku. Setelah masuk ke windows, sepertinya mouse ku seakan-akan tak sabar untuk diarahkan ke suatu directory yang berlabel “Ayat-Ayat Cina”, dimana di dalamnya berisi file film yang aku donlot di kampus siang tadi. Tanpa berkedip kira2 2 1/2 jam lamanya, aku menyimak film tersebut disertai dengan decak kagum & terpana….
Alhamdulillah… di tengah-tengah maraknya film2 dalam negeri yang tidak malu-malu lagi mempertontonkan maksiat, muncullah sebuah film pelepas dahaga khususnya bagi bangsa ini, yang telah mengajarkan berbagai nilai-nilai Islam yang luhur yang selama ini jarang tersentuh oleh kebanyakan umat Islam sendiri. Judulnya “Ayat-Ayat Cinta” yang kisahnya diangkat dari sebuah novel yg berjudul sama dengan film tsb. Bukan bermaksud untuk berpromosi, he3, aku sarankan, tontonlah film ini !
Ada 3 hal penting yang aku pelajari dan ambil hikmahnya dari film ini. Yang pertama adalah masalah hubungan dengan lawan jenis. Sosok tokoh utama yg bernama Fachrie, telah memberi peringatan & mengajarkan kepadaku bagaimana seharusnya seorang muslim bersikap terhadap lawan jenis yang bukan muhrimnya. Bagi pemuda seusiaku ini, hal inilah yang paling sulit untuk dilakukan. Seseorang yang biasa bernaung di lingkungan yang positif, insyaAllah tidak sulit untuk meninggalkan berbagai maksiat. “Mencuri??merampok??no way..minum2 keras?apa enaknya sih….membunuh??sumpeh deh, ga pernah kepikiran….”. Namun, apabila dihadapannya ada kesempatan untuk berdua-duaan dengan cewe yang bukan muhrimnya, maka kemungkinan besar akan terjadilah hal-hal yang tidak diinginkan (mungkin lebih tepatnya “yang diinginkan” :>). Memang sulit sekali bagi para remaja untuk meredam bisikan syetan yang satu ini. Lihat aja fakta-fakta yang ada disekitar kita, dimana pergaulan antar lawan jenis sebelum menikah telah menjadi hal yang lumrah. Jangankan anak2 muda..Orang yang sudah berumur pun banyak sekali yang mengalami puber kedua.
Maka dari itu, bagi anak2 muda, Islam tidak menganjurkan untuk berpacaran (lebih tepatnya ‘kontak fisik’, karena mungkin saja ada terminologi pacaran dalam artian lain) dan menyegerakan pernikahan. “Simpelnya, kalau mau berpacaran ala remaja saat ini, ya nikah dulu aja! Gampang kan?”. Begitulah kira-kira pemikiran naifnya atau ekstrimnya aku. Namun sayangnya budaya di negeri kita ini pernikahan dibuat begitu sulit (menurutku). Hal-hal materil lah yang diprioritaskan sebagai syarat utama untuk menikah, bukan hanya dari pihak keluarga, namun juga dari pribadi yang bersangkutan itu sendiri. Sering sekali aku mendengar dari kebanyakan orang kata-kata seperti ini, “Ga kebayang gw mo nikah sekarang2 ini, nantilah tunggu ‘sukses’ dulu, baru nikah”. Di negeri kita ini, begitu juga di sebagian besar negeri2 yang lain, acara pesta syukuran untuk menikmati hidangan ‘ala kadarnya’ (yang sering kali diutarakan oleh MC, padalah makanannya mewah2, he3) itu jauh lebih mahal dibandingkan dengan upacara inti pernihakannya. Contoh lainnya, yaitu budaya di Makassar, seorang calon suami minimal harus mempunyai harta sebanyak 20 juta untuk dapat menikah (mohon diralat jika salah). Padahal dari ajaran fiqih Islam sendiri sangatlah mempermudah untuk melangsungkan pernikahan. Jika mengutip surat An-Nuur : 32 yang berbunyi :
“Dan nikahkanlah orang-orang yang sedirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka fakir Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.”
Jelaslah bahwa orang yang layak atau mampu menikah bukanlah berarti mampu secara materi. Arti mampu disini lebih dekat kepada kemampuan fisik (aqil baligh) dan kualitas jiwa seseorang. Mempersiapkan jiwa yang berkualitas inilah yang lebih sulit dicapai dan seharusnya lebih dipersiapkan dibandingkan dengan persiapan materi dalam melangsungkan pernikahan. Bagi yang berpacaran sudah lama dan saling dekat satu sama lain, bersegeralah menikah..jangan ditunda-tunda lagi jika tidak mau masuk ke lembah kehancuran. Semua yang kuceritakan digambarkan dengan baik oleh sosok Fachrie. Pelajaran yang kedua adalah tentang keikhlasan. Menurut yang ku pahami, ikhlas berarti melakukan segala sesuatu dengan motif hanya karena Allah. Orang yang ikhlas tidak akan pernah bimbang dalam melangkah dan tidak akan khawatir dengan segala sesuatu yang terjadi terhadap dirinya. Orang yang ikhlas tidak pula bergantung dan terbawa arus pengaruh lingkungan sekitar. Terkait dengan film tersebut, pada waktu Fachrie sedang berada di penjara dan hampir putus asa dengan berbagai cobaan yang menimpanya, seorang tawanan yang sudah gila menasehati Fachrie dengan menceritakan kisah Nabi Yusuf as yang difitnah oleh ibu tirinya sendiri untuk memaksa melakukan perbuatan zinah. Padahal ibu tirinya itu sendiri yang tidak tahan melihat ketampanan Nabi Yusuf dan menginginkan perzinahan tersebut. Akibat fitnah tersebut, Nabi Yusuf as dipenjara. Karena kedekatan dan keikhlasannya kepada Sang Maha, Nabi Yusuf sama sekali tidak putus asa dan bersedih. Malah Nabi Yusuf lebih senang berada dipenjara jika sekiranya di penjara tersebut akan membuatnya menjadi insan yang lebih baik serta menjauhkan dirinya dari para pendusta di luar sana. Contoh lainnya adalah sikap dari Aisyah, istri dari Fachrie, yang merelakan dan bahkan menganjurkan suaminya untuk menikahi seorang wanita yang sedang sakit keras. Itu dilakukan karena ia mendahulukan ‘panggilan hati’ dari Allah dibandingkan perasaan manusiawinya. Pelajaran yang ketiga adalah tentang poligami. Kisah yang dituturkan pada film Ayat-ayat cinta ini menegaskan pemahamanku bahwa poligami tidak diharamkan namun tidak pula seenaknya dapat dilakukan. Apabila seseorang tidak setuju atau bahkan mengharamkan poligami, artinya ia telah menantang perintah Tuhan yang jelas-jelas tidak mengharamkan poligami. Namun demikian, apabila seseorang dengan seenaknya melakukan poligami, maka ia telah menjadikan poligami sebagai urusan duniawi atau urusan kebutuhan biologis yang harus terus menerus dipenuhi. Pada film tersebut, seorang wanita bernama Maria yang sudah mengenal dan jatuh cinta dengan Fachrie sejak lama sedang sakit keras. Penyakitnya lebih disebabkan oleh stres berkepanjangan akibat tidak adanya Fachrie disisinya. Oleh karena itu, satu-satunya cara untuk bisa menyembuhkan penyakit fisik maupun batinnya, Fachrie-lah orangnya. Fachrie sendiri awalnya tidak mau melakukan poligami. Berkat persetujuan dan dorongan sang istri (Aisyah), Fachrie akhirnya menikahi Maria untuk dijadikan istri yang kedua. Dengan demikian, poligami merupakan sebuah pertolongan sosial yang hubungannya vertikal (kepada Allah) dan bukan urusan biologis semata. Ditambahkan lagi, itu pun (poligami) dapat dilakukan jika ada restu atau persetujuan dari istri pertama, seperti yang dicontohkan oleh Aisyah. Selain itu, syarat untuk dapat berpoligami sangatlah berat, yaitu selalu berusaha untuk dapat berlaku adil. Maka dari itu, jika merasa tidak sanggup untuk memenuhi semua aturan2x tersebut, sebaiknya jangan berpoligami.
Begitulah kira2 hikmah dan pelajaran yang dapat ku tangkap dari film Ayat-Ayat Cinta ini. Beruntung sekali aku dapat menonton film yang begitu syarat dengan kualitas hikmah-hikmahnya. Ayo segera tonton filmnya! Jangan lupa kasih komentar ceritakan hikmah2 dan pelajaran lain yang didapatkan yang belum sempat tertulis di sini..ok? :>
3 comments March 2, 2008
Ramalan akan datangnya Imam Mahdi
Ini ada sebuah e-book tentang bukti-bukti tertulis tentang ramalan akan datangnya seorang juru selamat bernama Imam Mahdi as di akhir zama.Bukti-bukti tsb bersumber dari kitab-kitab berbagai agama.
5 comments February 28, 2008
