Posts filed under 'Bacaan nyantei'

It’s a very relax sunday afternoon !

I’m so sorry MyBlog ! Baru skrg aq bisa nengok kamu lagi.  Duh, kesian banget siy ni Blog. Dah berbulan-bulan ga di-’mandiin’ sama tulisan2, haha…

Yawdh dimandiin dulu yah :p (horay, kopi susu anget datang, slurp…slurp )

Pake apa yah dimandiinnya ?? sebenernya bingung juga mo nulis apaan. kyk kekurangan bahan buat nulis. padahal bnyk bgt momen2 penting yang dah aq lalui selama ninggalin MyBlog. pertanda aq kurang menghayati setiap momen yang dilewati.huhu..

Cuma hari ini ada sesuatu yang spesial. I think today is one of my most relax sunday afternoon! . Bisa-bisanya ya jadi hari spesial. Dah seharusnya kan hari minggu dibuat untuk hari relaksasi? Tapi memang bener2 spesial buat aq yang akhir2 ini jarang banget nikmatin hari minggu karena berbagai kesibukan yang mau ga mau ada di hari minggu.  kesian bgt deh gw  -_-

Eh, mgkn kurang tepat juga deh kalo relaks di sini berhubungan langsung dgn aktifitas yang dikerjain. Sebenernya banyak banget antrean kegiatan yang harus aq kerjain buat besok2nya. But i choose not to do anything else and try to release my stress today. Selamat tinggal dulu sejenak TA, aransemen musik, proyek, de el el.fiuuhh…  (tampaknya siy kayaknya ada yang salah sama manajemen waktu nih -_-)

Sekarang waktunya untuk ‘egois’ alias memikirkan diri sendiri dulu kk. Btw, gmn kbr aq skrg?? ?

Spiritual ?

  • merasa bahwa keimanan agak sedikit menurun, fiuuh. dah mendeteksi timbulnya gejala2 penyakit hati. harus segara diobati nih !

Karir ?

  • ga terasa skrg dah di akhir masa kuliah S1 (insyaAllah, hehe). semoga TA cepet beres
  • skrg aq dipercaya jadi Conductor&Music Director-nya ITB Students Orchestra. bbrp wkt lalu smpt meng-conduct di depan para petinggi RI1, termasuk pak SBY ‘n JK. deg2an-nya setengah mati :p
  • masih nge-band2-an koq, terutama di even2 wedding. untuk proyek band rekaman, kemaren dah sempet buat video klip ‘n skrg mo release album mini.
  • masih ngajarin anak2 SMA mata pelajaran fisika & math, walaupun dah agak jarang.
  • masih mroyek buatin software
  • sejauh ini keuangan aman2 aja

Sosial ?

  • makin banyak teman & relasi ^_^

Jodoh ?

  • wah gmn yah?? masih bingung nih, hehe… harus bener2 diniatin ga siy utk urusan ini??

Apa ini bisa dibilang penurunan performa diri? yap.. kondisi spiritualku skrg ini perlu utk ditingkatin lagi. hmm..  mungkin ini yg jadi penyebab aq ga bisa relax di hari minggu. Coz’ Relax is a choice, man !. It doesn’t depend on how busy you are. Betul ga siy??

Terlepas dari itu, kayaknya kita semua emang butuh libur ya. terutama libur pikiran sejenak. jadi inget pesan dari Imam Khomenei buat cucunya (yg waktu itu masih berusia remaja) yang masih juga belajar di hari minggu : “Berliburlah kamu.. Untuk anak seusia kamu itu perlu berlibur. Sebab kamu tidak bisa memulai bekerja dengan baik jika tidak berlibur”.

So, Happy Sunday !!! :)

Add comment May 24, 2009

Jatuh Cinta dengan ……., Bahagia Rasanya

Aku lagi jatuh cinta. Bahagia banget rasanya : ) Siapakah gerangan yang membuat aku jatuh cinta?

Weitt, jangan berprasangka macem-macem dulu. Mungkin harusnya pertanyaannya diubah dulu. Bukan ‘siapa’, tapi ‘apa’. Karena memang bukan dengan ‘siapa-siapa’ yang membuat aku jatuh cinta.

Nah, udah saatnya titik-titk pada judul di atas diisi. Aku “Jatuh Cinta dengan mengajar, Bahagia Rasanya”. Sebenarnya kegiatan mengajar dah sejak lama aku jalani. Tapi baru dalam waktu dekat ini aku jatuh hati. Aku mengajar dimulai sejak SMA. Pertama kali, waktu itu, bu guru fisika ga bisa hadir. Temen2 sekelas memintaku untuk menjelaskan (walaupun dengan susah payah untuk mengeluarkan kata-kata gara-gara lafalku yang gagap dari bawaan orok, fiuh) pelajaran bab Mekanika di depan kelas. Dan akhirnya setiap si ibu ga hadir, aku biasanya menggantikan posisi si ibu fisika.

Masih di SMA, selanjutnya kegiatan mengajarku berlanjut di bidang yang laen. Aku ‘banting stir’ menjadi pengajar piano privat, walaupun dengan kemampuan yang pas-pasan . Inilah kegiatan mengajar ‘berhonor’ pertama yang aku jalani. Anak murid yang aku ajari piano waktu itu masih duduk di bangku kelas 5 SD. Waktu ditanya si orang tua murid berapa biaya les piano yang harus dibayar, aku malah bingung harus jawab berapa, karena memang aku belum punya pengalaman mengajar sebelumnya. Akhirnya aku menawarkan “Trial Edition” kepada si ortu murid tersebut ;p. Aku tawari masa percobaan les beberapa kali pertemuan kepada si orang tua, gratis. Kalau si anaknya suka, bisa dilanjut lesnya ‘n baru minta bayaran(jadi inget strategi jualan software, hihi).

Hari pertama mengajar piano, aku meminta si anak tersebut untuk memainkan 1 buah lagu, biar bisa mengukur sejauh mana kemampuan yang dah dimilikinya. Dan si anak pun memainkan 1 buah sajian lagu klasik sederhana karangan Mozart. Permainannya lincah dan akurat khas permainan piano klasik. Setelah itu, aku bercerita-cerita dengan si anak dan orang tuanya. Memang dari kecil si anak udah les piano dan udah bergonta-ganti guru piano klasik. Bisa ditebak dari kata-katanya, …‘bergonta-ganti guru’…, ya, artinya si anak & ortunya kurang puas & cepat bosan dengan guru-guru sebelumnya (wah, di dalam hati aku bergumam, siap-siap aja aku bakal dipecat cepat nih, hehe).

Dan memang ternyata tebakanku benar. Guru-guru piano terdahulu mengajar dengan cara ‘semi-militer’ (kayaknya aku terlalu berlebihan deh). Si anak sering dipaksa untuk bisa memainkan piano dengan baik dan benar. Bahkan ada salah satu guru yang suka membentak-bentak si anak jika melakukan kesalahan. Hasilnya? Hmm, memang bagus. Buktinya si anak mahir membaca partitur not balok dengan baik,serta hafal beberapa lagu klasik sederhana. Tapi, kemampuan yang dah dimiliki tidak sepenuhnya sesuai dengan requirement yang diinginkan si murid dan ortunya. Si anak ingin bisa memainkan lagu-lagu populer yang sering dia dengar di ‘tivi-tivi’ maupun di ‘kaset-kaset’. Dan si ortunya ingin anaknya bisa mengiringi mereka bernyanyi secara ‘on the fly’, atau spontan. (haha, sory terlalu banyak istilah-istilah Informatika yang dipake). Nah, ilmu tersebut ga bisa didapatkan si anak pada waktu belajar dengan guru2 piano terdahulu yang cenderung kaku dan ‘partiture-oriented’ (Sory lagi, bukan bermaksud ngajak perang dengan para pemain dan pencinta musik klasik ;p). ‘Pemberontakan’ si anak ini mengingatkan akan pengalamanku waktu kecil yang membelot dari aliran piano klasik gara-gara BT. Akhirnya selama belajar piano denganku, aku berhasil ‘menyesatkan’ si anak tersebut dari aliran musik klasik dengan mengajarinya konsep dasar musik dan lagu-lagu populer. Aku juga lebih menekankan pengajaran ‘hearing ability’ (kemampuan mendengar & menangkap nada-nada) sehingga si anak tersebut mampu memainkan lagu di piano tanpa membaca partitur not balok. Di akhir masa “trial”, si ortu melapor kepadaku bahwa anaknya jadi senang belajar piano dan ingin melanjutkan les pianonya. Wah, proyek ‘menyesatkan’ si anak sukses besar nih ! Hehe, mungkin yang membuat si anak senang les gara-gara aku sering mengajaknya bercanda, bukan karena les pianonya, :P . (guru macam apa kau ini ghifar).

Okey, kita hentikan dulu cerita barusan. Singkat cerita, murid-murid les piano privat ku pun mulai bertambah, dengan berbagai umur, latar belakang dan kemampuan yang berbeda-beda. Aku datang ‘n pergi dari rumah ke rumah, jalan ke jalan, kampung ke kampung, naek gunung turun gunung, turun jurang naek jurang, turun sumur naek sumur (haha, 3 poin terakhir cuma khayalan belaka). Kalo dihitung-hitung, semua penghasilan ngajarin les piano privat dihabisin oleh ongkos naek angkot doank, hihi. Tapi tak apalah karena aku menikmati kegiatan ini.

Mulai masuk tingkat I kuliah, aku kembali ‘mengepakkan sayap’ (halah) menjadi pengajar privat mata pelajaran SD, SMP & SMA. Tantangan paling gede yang aku alami selama mengajar adalah waktu mengajar anak SD. Sulit sekali mengkomunikasikan bahasa yang tepat agar mudah dipahami oleh anak2. Dan kita pun harus punya kesabaran yang cukup mumpuni untuk menghadapi kelakuan anak2, fiuuh. Di pertengahan tingkat II, aku menghentikan beberapa les privat karena aku mulai sibuk menjadi asisten instruktur di salah satu bimbingan belajar dan menjadi pengajar tidak tetap di SMA-ku dulu. Semenjak itu, kecintaanku akan mengajar semakin bertambah-tambah.

Apa ya yang membuat aku cinta mati dengan mengajar?? Hmm, entahlah. Yang pasti bukan karena penghasilan yang didapat. Mungkin kalau hanya sekadar masalah penghasilan, jumlahnya tak seberapa. Jika penghasilan dari mengajarku ditotalkan per bulannya tetep ga melebihi penghasilanku dari 2 kali manggung main band di berbagai acara. Namun saat ini, mengajarlah yang menjadi kegiatan yang paling aku cintai. Berinteraksi dengan murid-murid, membuat mereka dari ga tau menjadi tau, bersenda gurau dengan mereka, mendengar kabar kalo mereka dah lu2s dan masuk ke perguruan tinggi yang mereka cita-citakan –diantaranya ada yang menjadi adik kelasku, 1 jurusan maupun di jurusan yang lain di kampus ganesha tercinta -, merupakan kebahagiaan tersendiri buatku. Entah kebahagiaan itu datangnya dari mana. Mungkin aja datang dari sorga ;) Kebahagiaan itulah mungkin yang membuat segelintir guru-guru yang bersahaja rela berkorban dan mengabdi sepanjang hayatnya demi mencerdaskan anak-anak didiknya.

Seandainya orang-orang terbaik bangsa banyak yang bersedia menjadi guru dan ikhlas untuk membagi-bagikan ilmunya, mungkin bangsa kita akan menjadi bangsa yang cerdas dan kuat di mata dunia. Kenyataanya yang menjadi guru kebanyakan orang-orang yang terpaksa, atau orang kayak aku ini yang ga memiliki kemampuan apa-apa cuma mengandalkan kesenangan belaka. Dan kebanyakan dari orang-orang pilihan bangsa pergi meninggalkan kita untuk mencari ‘seonggok kertas’ yang bisa ditukar dengan apa saja demi memuaskan kepentingan pribadinya. Padahal sudah jelas perbedaan ilmu dan harta dimana ilmu akan semakin bertambah jika dibagi-bagikan, sebaliknya harta akan semakin berkurang…

Gimana teman2ku? Tertarikkah untuk ikut mencerdaskan anak2 bangsa?

(Tulisan ini dibuat setelah aku membaca beberapa profil orang-orang Indonesia yang menjadi ‘anak emas’ di negeri orang, dan bahkan di negeri kita sendiri orang-orang tersebut tidak populer, kalah jauh dibandingkan artis..he3. Miris… & ironis bgt)

13 comments July 5, 2008

Negara mana paling bahagia di dunia?

Negara yang beruntung itu adalah Denmark !

Sebuah riset dilakukan oleh Ronald Inglehart dkk, ahli ilmu politik pada Lembaga Riset Sosial Universitas Michigan, menunjukkan bahwa Denmark merupakan negara paling bahagia di dunia, walaupun bukan negara terkaya di dunia. Variabel-variabel yang dijadikan pengukuran adalah demokrasi,  kesetaraan sosial, dan atmosfer damai. Ia menduga keras bahwa ada korelasi yang kuat antara perdamaian dan kebahagiaan. (sumber : lihat ini)

Hmm, walaupun riset tidak dilakukan secara individual (karena tetep aj kebahagiaan itu relatif utk setiap individu), paling tidak Denmark dan negara-negara lainnya yang masuk jajaran negara terbahagia di dunia tidak pernah tercantum di daftar negara terkorup di dunia.

Teman-teman, kapan kita bisa masukin negara kita tercinta ini ke daftar negara terbahagia di dunia dan ngeluarinnya dari daftar negara terkorup di dunia?? Ayo, kalo bukan kita siapa lagi, kalo bukan sekarang kapan lagi ! Selamat pagi semuanya ! Semoga tetap semangat & bahagia menjalani hidup ! :>

5 comments July 3, 2008

Makan Siang (Enak..) di Lantai 8 PT Indosat

Ini dia tempat paling favorit di kantor PT. Indosat, kantin lantai 8. Pilihan makanannya banyak bgt. Kali ini aku milih menu masakan padang buat ngisiin perut siang ini, biar utang sarapan pagi hari ini bisa kebayar, he3…

Selagi makan, aku ngeliat-liat pemandangan dari lantai 8. Posisi dudukku hari ini ‘memaksa’ aku untuk ngeliat pemandangan bundaran Indosat di siang hari. Hmm, aku baru sadar, ternyata di daerah Jakarta Pusat ini masih ‘hijau’ ya. Masih banyak pepohonan yang beranekaragam (tapi, coba bandingin dengan daerah kota Jakarta yang lain, huhu..).

Bundearn Indosat

Bunderan Indosat

Nah, sekarang kita ngomongin menu masakan padang siang ini. Menunya terdiri dari :

  • Nasi Putih sepiring penuh
  • 1 ekor potong Ayam Pop gurih
  • Sayur Mayur (Kol, Kacang Panjang, Daun Singkong, dll)
  • 1 Telor Rebus
  • Kuah rendang, kuah gulei.
  • 1 gelas Jus Sirsak
  • 1 buah pisang

Gimana?? Enakan?? Ada satu bumbu lagi yang belum ditulis, klo ditambahin bikin makanannya tambah lezat..lezat bgt yaitu “semua makanannya gratis”, 8)

Ini dia gambar menunya :

Masakan Padang??

hihi , loh koq?? ga sesuai dengan yang ditulis… ini membuktikan klo masakannya enak bgt. Aku makannya sampe bersih gitu (kasian anjing, di kasih tulang doank). Klo masih lengkap, ya artinya makanannya ga enak. (?????@#$)

12 comments June 26, 2008

10 Kebiasaan Buruk dan 10 Ciri Berpikir Positif

Ni ada postingan dari milis tetangga.. Seberapa baikkah kebiasaan Anda & seberapa positifkah pikiran Anda ? :>

10 kebiasaan buruk yang merugikan otak kita

1. Tidak sarapan pagi
Orang yang tidak sarapan pagi kandungan gula darahnya jadi rendah. Ini mengakibatkan tidak cukupnya asupan nutrisi ke otak yang menyebabkan degenerasi fungsi otak.

2. Terlalu banyak makan

Terlalu banyak makan mengakibatkan pengerasan saluran darah di otak, yang selanjutnya mengakibatkan menurunnya daya pikir.

3. Merokok

Merokok mengakibatkan otak mengecil dan ini bisa menyebabkan penyakit Alzheimer.

4. Mengkonsumsi gula kelewat banyak

Gula yang kelewat banyak berarti menurunnya daya serap protein dan nutrisi penting sehingga kita menderita kurang gizi dan mengganggu pertumbuhan otak.

5. Pencemaran udara

Otak adalah konsumen oksigen terbesar di tubuh kita. Menghirup udara tercemar mengurangi asupan oksigen ke otak, sehingga kerja otak kurang effisien.

6. Kurang tidur

Tidur memberi kesempatan otak kita untuk beristirahat. Kurang tidur secara terus menerus dalam waktu lama akan mempercepat kematian sel-sel otak.

7. Tidur menutup kepala

Tidur dengan kepala ditutup meningkatkan konsentrasi CO2 dan menurunkan konsentrasi O2 dan ini merusak otak.

8. Banyak berpikir waktu sakit

Bekerja keras atau belajar waktu sakit tidak saja mengurangi efektivitas otak tapi juga merusak otak.

9. Tak adanya rangsangan berpikir

Berpikir adalah cara terbaik melatih otak. Kalau otak dibiarkan tanpa rangsangan berpikir, lama kelamaan dia akan mengecil.

10. Jarang bicara

Pembicaraan bermutu akan meningkatkan efisiensi otak.

(Sumber:knowledgeba se-script. com)

Salam,
RM

10 Ciri Orang Berpikir & Bersikap Positif

Semua orang yang berusaha meningkatkan diri dan ilmu pengetahuannya pasti
tahu bahwa hidup kan lebih mudah dijalani bila kita selalu berpikir
positif. Tapi, bagaimana melatih diri supaya pikiran positiflah yang
‘beredar’ di kepala kita, tak banyak yang tahu. Oleh karena itu, sebaiknya
kita kenali saja dulu ciri-ciri orang yang berpikir positif dan mulai
mencoba meniru jalan pikirannya.

1. Melihat masalah sebagai tantangan
Bandingkan dengan orang yang melihat masalah sebagai cobaan hidup yang
terlalu berat dan bikin hidupnya jadi paling sengsara sedunia.

2. Menikmati hidupnya
Pemikiran positif akan membuat seseorang menerima keadaannya dengan besar
hati, meski tak berarti ia tak berusaha untuk mencapai hidup yang lebih
baik.

3. Pikiran terbuka untuk menerima saran dan ide
Karena dengan begitu, boleh jadi ada hal-hal baru yang akan membuat segala
sesuatu lebih baik.

4. Mengenyahkan pikiran negatif segera setelah pikiran itu terlintas di benak
Memelihara’ pikiran negatif lama-lama bisa diibaratkan membangunkan singa
tidur. Sebetulnya tidak apa-apa, ternyata malah bisa menimbulkan masalah.

5. Mensyukuri apa yang dimilikinya
Dan bukannya berkeluh-kesah tentang apa-apa yang tidak dipunyainya.

6. Tidak mendengarkan gosip yang tak menentu
Sudah pasti, gosip berkawan baik dengan pikiran negatif. Karena itu,
mendengarkan omongan yang tak ada juntrungnya adalah perilaku yang dijauhi
si pemikir positif.

7. Tidak bikin alasan, tapi langsung bikin tindakan
Pernah dengar pelesetan NATO (No Action, Talk Only), kan? Nah, mereka ini
jelas bukan penganutnya. NARO (No Action Review Only), NADO (No Action
Dream Only), NATO (No Action Talk Only), NACO (No Action Concept Only),
NABO (No Action Briefing Only), NAMO (No Action Meeting Olny), NASO (No
Acton Strategy Only)

8. Menggunakan bahasa positif
Maksudnya, kalimat-kalimat yang bernadakan optimisme, seperti “Masalah itu
pasti akan terselesaikan, ” dan “Dia memang berbakat.”

9. Menggunakan bahasa tubuh yang positif
Di antaranya adalah senyum, berjalan dengan langkah tegap, dan gerakan
tangan yang ekspresif, atau anggukan. Mereka juga berbicara dengan
intonasi yang bersahabat, antusias, dan ‘hidup’.

10. Peduli pada citra diri
Itu sebabnya, mereka berusaha tampil baik. Bukan hanya di luar, tapi juga
di dalam.

Seandainya setiap warga Indonesia memiliki sikap2 tersebut. Tidak hanya
menuntut orang untuk memahaminya, tetapi berusaha memahami orang lain. Dan
dengan sikap positif kita, lebih menghargai perbedaan. Pasti akan lebih
indah…

1 comment June 17, 2008

Ungkapan “Terima Kasih” dalam Berbagai Bahasa

Tadi pagi pas lagi naek bus, ada bapak2 yang lagi duduk menawarkan tempat duduknya ke seorang cewe muda. Spontan cewe muda tsb mengucapkan “terima kasih” kepada bapak tsb. Jadi terpikirkan olehku darimana yah asal-usul ungkapan “terima kasih”? dan kenapa sih harus dinamain “terima kasih”?

Ungkapan “terima kasih” merupakan sebuah ekspresi ketulusan dan kesopanan yang ditunjukkan kepada orang lain atas dasar respon terhadap sesuatu yang telah dilakukan/diberikan sehingga berdampak baik bagi kita (hmm..coba dicek lagi yah kebenaran dari definisi “terima kasih” ini ^^). Berarti, bila kata “terima kasih” diungkapkan tanpa ketulusan dan kesopanan artinya kita belum melakukan perbuatan terima kasih. Klo diliat-liat dari budaya di lingkungan kita sehari-hari, ungkapan “terima kasih” dapat berarti berbagai makna, 1. bila diucapkan sambil menganggukan kepala, berarti tanda setuju, 2. bila diucapkan sambil mengangkat tangan, artinya penolakan dengan sopan, 3. bila diucapkan sambil marah-marah disertai dengan “kalimat spesial”, artinya menyindir, 4… dan masih banyak lagi. (Ada yang mo nambahin ? he3)

Diliat dari definisinya, klo begitu aku pun yakin, tidak ada kubu/budaya/bangsa/negara yang tidak mempunyai ungkapan terima kasih sendiri-sendiri, karena kemampuan untuk berterima kasih/saling mengasihi itu pada diri seseorang sudah ada ‘dari sononya’ yang diberikan oleh Sang Pencipta. Jadi, jawaban asal-usul ungkapan “terima kasih” itu ya kita kembalikan lagi kepada Allah swt yang Maha Kuasa, :>

Hmm… berikut ini ungkapan-ungkapan terima kasih dalam berbagai bahasa yang telah berhasil aku kumpulkan.

1. Bahasa Inggris : Thank You, Thanks, Thank You Very Much

2. Bahasa Prancis : Merci, Merci beaucoup

3. Bahasa Jerman : Danke

4. Bahasa Spanyol : Gracias

5. Bahasa Jepang : Arigato, Arigato Gozaimasu, Arigato Gozaimashita

6. Bahasa Belanda : Dank Je

7. Bahasa Italia : Grazie

8. Bahasa Portugis : Obrigado

9. Bahasa Korea : Gamsa-hamnida

10. Bahasa Mandarin : Xie-xie

11. Bahasa Arab : Syukron

12. Bahasa Ibrani : Toda

13. Bahasa Afrika : Dankie, Baie Dankie

14. Bahasa Mesir Kuno : Dua Netjer en ek(ke cowo), Dua Netjer etj (ke cewe)

15. Bahasa Yunani : Sas efharisto, efcharisto

16. Bahasa India : Danyavad, Dhanyawaad, Shukriya

17. Bahasa Islandia : Takk, Takk fyrir

18. Bahasa Finlandia : Kiitos, Kiitoksia

19. Bahasa Wales : Diolch yn fawr

20. Bahasa Tagalog : Salamot

21. Bahasa Thai : Khwap khun, khwap khun khrap

22. Bahasa Tibet : Tujechhe

23. Bahasa Scotlandia : Thank ye, Thenk Ye

24. Bahasa Sansekerta : Anugurihiitusomi

25. Bahasa Rumania : Multumesc

(Udah ah cape…he3, tolong dilengkapin ya! :p )

6 comments June 13, 2008

Ciri-Ciri Pembicara Terbaik

Di sela-sela kejenuhan dan kepenatan ngerjain tugas-tugas kuliah hari minggu kemarin (gimana yach caranya hari libur bener2 dimanfaatin buat liburan? Hiks2..), sekadar me-refresh kembali pikiran dengan hal yang baru, aku membuka-buka buku yang berjudul “Seni Berbicara” karangan Larry King, salah seorang pembicara yang sukses. Buku itu sudah lama ku beli, tapi belum pernah ku baca-baca.

Ada 8 hal yang aku dapat simpulkan setelah membaca buku tersebut. 8 hal tersebut merupakan ciri-ciri pembicara terbaik menurut versi Larry King. 8 hal itu adalah sebagai berikut.
1. memandang suatu hal dari sudut pandang yang baru
2. memiliki cakrawala yang luas
3. antusias
4. tidak pernah membicarakan diri sendiri
5. sangat ingin tahu
6. empati
7. memiliki selera humor
8. punya gaya bicara sendiri

2 comments March 22, 2008


Pages

Contact

Yang lagi Ngintip2

page counter

My Personality Type

Click to view my Personality Profile page

Kalender

November 2009
M T W T F S S
« Jun    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Kategori

Komentar Terbaru

Indra Pratama on We will not go down
Nanda on Ramalan akan datangnya Imam…
windi rukbianto on Perbedaan Yahudi dengan Z…
Hamba Allah on “Berita dari Masjid Naba…
tyas on What a rock !! @ Rockchoir…

Tulisan Tebaru

Tulisan Teratas

Klik tertinggi

Archives

Dosen ITB

IF ITB

Other Friends

Meta

Statistik Blog

RSS PlanetIF