Kenapa ada masa lalu yang begitu indah?


Dahulu, di suatu malam –dan aku ga akan pernah melupakan malam itu, tibalah sesuatu yang mungkin menjadi salah satu hal yang terindah sepanjang hidupku. Di malam itu, hati ini telah diserang oleh sebuah kejutan yang mungkin menjadi kejutan terbesar sepanjang hayatku. Tidak disangka memang. Padahal sebelumnya tidak pernah terlintas di dalam hatiku sebesar zarrah pun untuk memakan serangan itu. Awalnya menyesal memang, karena membuat hati ini melanggar prinsip yang telah menjadi tonggak yang kokoh dalam jiwaku. Ya, artinya tonggak itu belum sepenuhnya kokoh. Tapi tak apalah, tak perlu disesalkan. Karena dengan ‘pembelotan’ itu, akupun mengenal sesuatu yang membuat aku mengubah hatiku. Hmm, bukan, bukan. Bukan aku. Melainkan Sang Pemilik Hati-lah yang telah mengubahnya.

Setelah serangan itu, hari-hariku pun menjadi begitu indah. Sujud syukur kehadirat-Nya yang membuat aku telah memakan serangan itu. Jiwa ini serasa memberontak dengan riangnya laksana atom-atom yang sedang dipanaskan. Tapi, apakah ini yang benar-benar disebut kebahagiaan sesungguhnya? Kebahagiaan yang membuat hal-hal yang biasa tampak luar biasa? Kebahagiaan yang menjadikan hal-hal yang buruk tampak menjadi indah di mata? Kebahagiaan yang melalaikan aku dari Sumber Segala Kebahagiaan?

Dan kebahagiaan itupun hilang. Tidak akan pernah lagi ada malam itu. Malam yang membuat aku melakukan ritual untuk mengingatnya setiap bulan. Malam yang menghabiskan waktuku untuk menikmati fatamorgana. Seringkali hatiku menangis perih melewati malam itu ketiga tubuhku terbangun di pagi harinya dan menyadari bahwa aku tidak lagi memiliki malam itu. Aku pun jatuh terpuruk ke dasar yang paling bawah. Perginya serangan kebahagiaan itu membuatku seakan-akan kehilangan segala isi dunia. Oh, mengapa Kau cabut kebahagiaan ini dariku? Apa salahku? Adakah suatu dosaku yang berat bagi-Mu untuk mengampuninya? Aku telah berdoa di setiap siang dan malam kepada-Mu agar kebahagiaan itu tidak pergi. Jikalau kebahagiaan itu akhirnya Kau ambil juga, mengapa Engkau memberikan kebahagiaan itu dahulu? Sekalian saja aku sama sekali tidak pernah memakan serangan itu agar aku tidak pernah merasakan sakitnya kehilangan kebahagiaan itu. Dan akupun bertanya kepada diriku dimana akupun sendiri tidak kuasa menjawabnya: “Kenapa ada masa lalu yang begitu indah?”

Tapi sungguh kasih sayang-Mu melebihi segala sesuatu. Engkau benar-benar memperhatikanku di setiap gerak langkahku. Engkau memang Maha Tahu atas segala yang menyerang hatiku. Sungguh selama ini aku telah lalai bersyukur atas segala karunia-Mu. Aku akhirnya sadar bahwa Engkau menjawab doaku, walaupun bukan itu yang aku pinta di dalam doaku dahulu. Tapi Engkau memberikan kepadaku yang terbaik untukku, bukan berdasarkan hawa nafsuku yang apabila Engkau kabulkan itu, mungkin aku akan jatuh lebih terpuruk lagi. Bukankah Kau pernah berkata mesra di dalam firman-Mu kepada rasul kekasihmu “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohonn kepada-Ku….” *). Demi diriku sebagai tebusannya, tidak perlulah diragukan lagi janji-Mu. Tapi sungguh aku ini makhluk yang papa, yang tak menyadari dan tak tahu berterima kasih atas belas kasihan yang telah Engkau curahkan kepadaku.

Jadi, buat apalah aku terus merasa jatuh, terus merasa kehilangan kebahagiaan itu. Padahal Engkau telah dan akan memberikan kebahagiaan lain yang jauh lebih berarti dibanding itu. Yang tidak akan lekang oleh masa, dan tidak akan pergi untuk selama-lamanya.

Secercah harapan mulai kembali menaungiku. Kini aku pun tahu jawaban dari pertanyaanku, “Kenapa ada masa lalu yang begitu indah?” Karena akan ada masa depan yang lebih indah…”Kenapa aku rindu sorak-sorai tanda kebahagiaan dihatiku dahulu?” Karena jika cukup bersabar, maka suatu saat nanti malaikat akan bersorak-sorai merayakan kemenangan di hari yang ditunggu-tunggu.

Bagi teman-teman yang memiliki jawaban lain akan pertanyaan “Mengapa ada masa lalu yang begitu indah?” ditunggu posting-an atau reply-nya 🙂

*) Q.S. Al Baqarah(2) : 186

5 thoughts on “Kenapa ada masa lalu yang begitu indah?

  1. mari bersyukur dengan masa lalu yang indah ataupun yang tidak indah
    karena bagi saya semua masa lalu itu indah . membentuk benteng kuat untuk masa depan

  2. salam
    Masih beruntung dirimu memilikki masa lalu yang indah yang bisa memperkaya pengalaman bathin dan menambah hikmah dalam kehidupan, nah klo pertanyaan gw sih, kenapa ada dosa yang begitu indah?? *ditimpuk ghifar*😀

  3. yah masa org mw ngejalanin hidup yg buruk…
    pasti smw pgn ngejalanin hidup yg indah…
    makannya ad masa lalu yg “bgitu indah (nada lagu Begitu Indah – Padi)”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s