Taman Buah


Sudah sedari kecil aku diajarkan untuk menanam benih buah.

Bukan benih buah biasa, melainkan benih yang diberikan nutrisi hikmah.

Buahnya akan tumbuh, langgeng selama-lamanya, & memberikan kebahagian tak terkira kepada sang penanamnya.

Sang penanam pun terus rajin menanam dan memelihara tanamannya, agar terbentuk taman buah, tempat yang ia paling dambakan.

Namun, sayang seribu sayang, ia lupakan suatu hal. Hal yang kasat mata tampak kecil, tapi amat berbahaya.

Terlalu sibuk dengan banyaknya buah, ia pun lupa dengan kualitas.

Terlalu terlena dengan keindahan buah, ia pun lupa statusnya bahwa ia hanyalah “sang penanam”, bukan “sang pemilik”.

Terkadang karena begitu semangatnya menanam benih, ia pun lupa kalau-kalau ada benih buah yang bukan haknya.

Apakah hal kasat mata yang ia lupakan? Yaitu ia lupa membersihkan hama yang masih melekat pada buah.

Kemudian hama itupun menggerogoti buah-buah lainnya berikut tempat buah itu tertanam.

Alih-alih menjadi taman, tempat itu pun berubah menjadi tanah tandus nan gersang.

Habislah sudah ! Taman buah layu sebelum berkembang…

Sekarang yang tersisa hanyalah penyesalan tiada tara.

Taman yang selama ini ia usahakan sedari kecil telah lenyap bagaikan debu yang beterbangan.

Kawan, engkau pun hakikatnya seorang penanam, tapi janganlah jadi penanam seperti yang aku jalankan.

Benih, buah, dan taman itu bukan milikmu, jadi janganlah kau merasa bahwa engkau memilikinya.

Tugasmu hanyalah menanam, menanam, dan menanam, agar engkau memperoleh kebahagiaan sejati, karena sekali lagi, engkau adalah seorang penanam.

— Ghifar —

Sebuah puisi yang terinspirasi dari sepotong kalimat : “Ibadah tidak akan diterima tanpa kehadiran hati”



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s