Show @ gedung Deutsche Bank


Rabu kemarin (27/7/2011) gw kembali diminta mengisi acara *bermain piano* bersama Christopher Abimanyu & The Maggiore di gedung Deutsche Bank Jakarta, tetanggaan dengan bundaran HI. Memang agak mendadak dimintanya. Lagu-lagu request pun belum sempat semuanya dikuasai. Setelah selesai menguji sidang TA mahasiswa sekitar jam 10 paginya, gw langsung menuju markas C. Abimanyu & The Maggiore untuk sama-sama berangkat ke Jkt. Sekitar jam 1/2 12 siang akhirnya kita ‘cabut’ dari Bandung. Oia, formasi band-nya kali ini adalah 2 vokalis (Ch. Abimanyu & muridnya), 1 pianis, 2 keyboardist/synth, 1 bassist, 1 drummer, 1 flutist, dan 1 saxophonist.

Kita tiba di gedung Deutsche Bank kira2 pukul 3 sore. Kesan pertama ketika masuk ke lantai 1 gedung ini terkesan sangat eksklusif dan tertutup. Pemeriksaan keamanannya sangat ketat (untung ga sampe disuruh buka baju & celana😀 ). Ternyata acaranya akan dimulai pada pukul 19.30 di lt 20. Acara apakah itu? Ternyata acara ulang tahun. Acara ulang tahun siapa? Gw belum tau jawabannya sebelum nyampe ke  lt. 20😀.

Ketika akan menaiki lift menuju lt. 20 tiba2 kita dilarang oleh satpam *mukanya rada serem* masuk lift tanpa ada protokoler yang menemani. Katanya lt. 20 itu ga boleh sembarang orang bisa masuk. Dalam hatiku, “berarti kita dianggap orang sembarangan donk, termasuk pak Abi *Christopher Abimanyu* :p “. Setelah ada seorang protokoler jemput dan bilang ke satpam kalo rombongan kita ini pengisi musik acara ultah di lt. 20 nanti, barulah muka satpam tadi sedikit “bahagia” *sedikit aja loh, ga banyak2, hehe…*. Dalam hati lagi, “gaji satpam ini kira2 berapa kali lipatnya gaji satpam di kampus atau di mall2 yah sampe segitu ketatnya ngawasin tamu.. “.

Setibanya di lt 20, kita digiring menuju ball room yang ga gede2 amat tapi sangat lux, sudah dihiasi dengan ornamen2 mewah untuk acara ultah nanti malam. Gw pun yang penasaran ini ultahnya siapa akhirnya nanya ke Pak Abi, “pak, ini ultahnya siapa sih?”, kata pak Abi, “oh ini ultahnya istri yang punya lisensi KFC di Indonesia”. Seinget gw, yang punya lisensi KFC itu Dick Gelael, sang raja FastFood dan pasar swalayan tersebut. Cuma tau namanya tapi ga tau wajahnya. Di lt 20 inilah kita baru dapat sambutan yang hangat dari keluarga yg punya acara, jauh lebih hangat dari sambutan pas di lt 1 tadi, hehe..

Waktu sudah menujukkan pukul 4 sore dan gw pun mencari musholla utk menunaikan sholat Ashar. Setelah nanya2 dengan protokoler & satpam katanya di sini musholla cuma ada di basement. Biasanya karyawan2 muslim di sini kalau males turun ke basement buat sholat bisa pake koridor2 tangga darurat *apaaaaa?? -_-‘*. Terlihat jelas kesan bahwa kalau sudah berada di gedung2 mewah seperti ini ibadah itu merupakan hal yang ga terlalu penting (angry) *itu udah tipikal kali ya, termasuk di mall-mall juga”. Akhirnya karena males turun ke basement, dan lagian kalau pake lift harus pake protokoler, gw pun milih sholat di koridor tangga. Iseng-iseng gw jepret temen gw pemain saxophone yang lagi sholat juga, pake kamera jelek. Sory om😀

 

 

 

 

 

 

 

Tanpa terasa acara sudah akan dimulai. Sebelum memulai acara kita disuguhi makan malam KFC terlebih dahulu *ya iyalah, masa McD :p*. Acara berlangsung kira2 sekitar 3 1/2 jam-an. Kalau dari sudut pandang pemain musik, waktu segitu udah keterlaluan lamanya. Standarnya sih 2 jam-an. Apalagi kalau hampir tidak ada jedah diantara lagu yang akan dibawakan. Di satu jam terakhir acara tangan gw pun udah terasa pegal-pegal buat mainin piano *mulai pasang tampang malas dan bosan*. Dan kebanyakan yang nyanyi di akhir2 acara itu bukan pak Abi atau vokalis2 dari kita, melainkan para tamu undangan yang pengen menyumbangkan suaranya *dan beberapa orang suaranya memang bener2 sumbang😀 *.

Tetapi di sela-sela kejenuhan acara, tiba2 ada salah seorang yang menjadi ice breaker maju menuju ke panggung. Sepertinya di kalangan penggemar musik RnB di Indonesia atau pun di dunia pria ini sudah tidak asing lagi. Gw pun dari dulu sering mengiringi penyanyi-penyanyi yang pengen menyanyikan lagu berjudul “Because of You” alias lagu buatan dan dipopulerkan pria yang maju ke panggung ini. Ya, ia adalah Keith Martin😀. Kalau ga salah memang dia sedang ada project rekaman di Indonesia dan akan stay cukup lama di Jakarta. Mumpung dia ada di Jkt, mungkin si keluarga gelael sekalian mengundang dia sebagai bintang tamu. Jadilah sekarang Ch. Abimanyu & The Maggiore feat. Keith Martin. Kita pun akhirnya membawakan lagu “Beacuse of You” yang langsung dibawakan oleh pencipta dan penyanyi asli lagunya. Selagi main piano, gw nyuri2 kesempatan buat mengambil foto. Ngejepretnya pake tangan kiri, sembari tangan kanan masih mencet2 tuts keyboard/piano, hehe… dan masih pake kamera jelek (om Keith yang pake topi warna putih).

C. Abimanyu & The Maggiore feat. Keith Martin

 

 

 

 

 

 

 

Sebenarnya selain Keith Martin, ada seorang penyanyi ternama lagi yang menjadi bintang tamu *selain pak Abi*, yaitu Lea Simanjuntak. Sebelumnya gw cuma pernah denger kalau wanita ini memiliki suara yang sangat bagus dgn pitch range yang luas. Dan ternyata memang terbukti ketika kita mengiringi dia menyanyi. Tanpa kesulitan dan kesalahan beliau bisa membawakan lagu-lagu favoritnya yang kebanyakan dibawakan oleh Celine Dion yang memang notabene sulit dinyanyikan.

Lumayanlah kali ini dapat beberapa pengalaman menarik. Mulai dari sholat di koridor tangga sampai mengiringi om Keith Martin😀

One thought on “Show @ gedung Deutsche Bank

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s