Membedah AlphaGo


Mungkin Anda sempat mengikuti berita tentang AlphaGo beberapa bulan lalu. AlphaGo merupakan sistem artificial intelligence (AI) yang didesain oleh Google DeepMind yang berhasil mengalahkan pemain Go manusia. Pemainnya bukan sembarang pemain. Melainkan seorang master Go dengan 18 title juara dunia, Lee Sedol. AlphaGo menang dalam pertandingan best-of-five dengan skor 4-1 !

3013s
Sumber: http://www.theguardian.com/technology/2016/mar/12/alphago-beats-lee-sedol-in-third-consecutive-go-game

Pencapaian ini cukup mengejutkan banyak pihak, termasuk perancangnya sendiri, DeepMind. Selama ini Go dianggap sangat kompleks (intractable) untuk dapat dimainkan oleh komputer/AI dibandingkan board games lainnya seperti catur, checkers, dan othello.

Para ahli sebelumnya memprediksi bahwa dibutuhkan paling tidak 1 dekade mendatang agar AI mampu mencapai performa level superhuman di permainan Go. As it happened, fakta yang terjadi dilapangan ternyata jauh lebih cepat dari perkiraan.

Tentunya kita bertanya-tanya, bagaimana bisa AlphaGo mampu mengalahkan juara dunia Go? Apa rahasia dibalik kesuksesan AlphaGo? Dapatkah sekarang kita menyimpulkan bahwa kecerdasan yang dimiliki komputer sama atau bahkan melampaui manusia seperti karakter-karakter film: skynet, ultron?

Tulisan kali ini mencoba membedah cara kerja AphaGo. Sebagian besar tulisan ini berdasarkan paper tentang AlphaGo yang di-publish di Nature.

Continue reading