Pengumuman Konser ISO, 13 Maret 2010 @ Sabuga


ITB Student Orchestra (ISO) akan menggelar konser Cinema Of Life Symphony sebagai perayaan Lustrum I dalam bentuk Symphony Orchestra, bekerja sama dengan Paduan Suara Mahasiswa ITB (PSM-ITB) dan Marching Band Waditra Ganesha (MBWG) pada:

Hari : Sabtu, 13 Maret 2010
Waktu : 19.30 – 22.00
Tempat : Sasana Budaya Ganesha Bandung

Acara ini akan dimeriahkan dengan kehadiran guest star diantaranya:
•Christopher Abimanyu
•Imelda Rosalyn
•Salamander Big Band.

Sebelumnya, ISO telah berhasil menyelenggarakan Concerto in G10 (Aula Barat, Desember 2008) dan Cinema of Life Symphony, pre-concert (Usmar Ismail Hall, Januari 2010). Dimana kedua acara berlangsung dengan sukses dan dihadiri oleh musisi-musisi ternama baik Bandung maupun Indonesia sebagai guest star , seperti Ammy C. Kurniawan, Aning Katamsi, dan Addie M.S.

Dalam rangka meningkatkan apresiasi akan musik terutama musik klasik dan orchestral kepada masyarakat luas, kami mengajak teman-teman sekalian untuk ikut hadir dan menyemarakkan acara ini.

Tiket

Tiket Dapat diperoleh di area parkir depan ATM ITB, mulai 1 – 12 Maret 2010, pukul 7am – 5pm, dengan harga:

•VIP A Student Rp. 50.000,- Umum Rp. 100.000,-
•VIP B Student Rp. 40.000,- Umum Rp. 80.000,-
•Reguler Student Rp. 30.000,- Umum Rp 50.000,-
Reguler Student Price Rp. 25.000,- (terbatas untuk 100 orang pertama dengan menunjukkan KTM)

*Student Price dapat diperoleh dengan menunjukkan KTM. Tersedia 200 tiket on the spot.
Terima kasih dan Hormat kami,
Sampai jumpa di Sabuga! xD

Panitia Cinema of Life Symphony
ITB Student Orchestra

Diklat Ethno-Modern Music di CC Barat


Jam 5 sore kemarin aku menjadi pembicara bersama Hanif tentang musik etno-modern di Ruang 29 CC Barat. Acara tersebut diadakan oleh unit Apres ITB, yang berawal dari idenya Hanif untuk meng-‘expose’ para young talented composer yang bersemayam di kampus ITB agar turut berpartisispasi membuat theme song acara Pagelaran Seni Budaya (PSB 2010). Sebenarnya agak kaget ketika tau ternyata acara ini agak ‘serius’. Waktu diminta pertama kali oleh Hanif dan Tri untuk ‘menyumbang suara’ di acara tersebut, aku kira acaranya santai, sekadar duduk lesehan sambil minum kopi atau apalah (kyk pengajian2 gitu). Makanya aku kaget pas ngeliat poster Diklat Musik Etno-Modern feat. Ghifar ISO dan Hanif Apres yang sudah bertebaran di mana-mana.

Continue reading

Road to ITB Students Orchestra 5th Anniversary Concert (The Power of Five)


Intro

Mumpung skrg2 ga terlalu banyak kesibukan, rasanya saat yg tepat untuk menulis tentang salah satu momen yang paling aq nanti-nantikan ^_^. Ya, pada tanggal 13 Maret 2010 nnt, ITB Students Orchestra (ISO) bakal menggelar konser akbar di Sabuga dalam rangka memperingati ulang tahun ISO yang ke-5. Bagiku pribadi, ini bakal jadi penyuguhan musik terbesar yang pernah aq persembahkan, khususnya sebagai Conductor & Music Director dari ISO. Eh, tapi tulisan ini sebenernya ga cuma menceritakan tentang konser tsb. Aku pengen sedikit banyak cerita ttg pengalamanku dalam bermusik. (makanya judulnya ditambahin The Power of Five, ntar diceritain maksudnya apa) :p

Continue reading

All I Ask of You


Sejak terakhir kali nge-blog wkt di Manila sekitar 3 bln lalu dan berjanji kpd diri sendiri bakal rajin nge-blog, aku sama sekali ga pernah nge-blog lagi 😦 *janji tinggalah janji*. Padahal lumayan banyak perjalanan hidup baru-baru ini yang sepertinya layak untuk didokumentasikan. Momen yg paling berkesan bagiku ialah ketika ITB Students Orchestra mengadakan konser pertama kalinya di ibu kota Jakarta, tepatnya di Usmar Ismail Concert Hall, dan aku bertindak sebagai Conductor *yang membuat konser tersebut semakin spesial, kami telah dibantu oleh 2 musisi besar Indonesia yaitu Addie MS dan Aning Katamsih. Semoga nnt smpt untuk membuat tulisan khusus mengenai konser ini*

Continue reading

What a rock !! @ Rockchoir Concerta


Malem sabtu (jumat, 5 Juni 2009), ITB Students Orchestra (ISO) kembali konser berkolaborasi dengan PSM, Apres, dan Panas Dalam. Konser bertema Rock  ini diadakan oleh 8EH Radio ITB, dalam rangka merayakan hut 8EH ke-46 (te2p ternyata ga ada unit yang lebih muda dari ISO yang baru berumur 5 thn 😛 ).Total lagu2 yang kami bawakan ada 7 lagu yaitu Overture (Erwin Gutawa), I don’t wanna miss a thing (Aerosmith), Mahadewi (Padi), Sweet Child ‘O Mine (GNR), Memories (Within Temptation), Our Solemn Hour (Within Temptation), dan Bohemian Rhapsody (Queen).

Yang membuat malem itu spesial adalah pertama kalinya aq memimpin konser yang cukup besar, tidak hanya memimpin ISO,  tapi juga PSM dan band apres. Selama lebih kurang 6 bulan aq berperan sebagai Conductor & Music Director di ISO, inilah konser yang paling emosional. ISO tampil bukan sekadar sebagai pelengkap acara, atau mengiringi acara lainny, tapi sbg aktor utama bersama PSM+apres+panas dalam.

Akhirnya terbayar sudah kerja keras selama 1 bln penuh ini. Kerja keras buat meng-aransemen lagu, melatih orkes, memimpin latihan gabungan bersama band dan PSM, sound check & gladi, dsb. Makasih buat semua pihak yang telah membantu suksesnya Rockchoir Concerta malam itu. Dibalik segala kekurangan dan keterbatasan yang terjadi pada malam itu, tapi tetaplah “What a rock nite !!” Selama meng-conduct aq bener2 hanyut dalam suasana rock yang diselimuti keindahan gesekan biola dan kemegahan suara choir.

Fiuuh, sampe skrg aq ga bakal menyangka ‘n masih ga bisa paham kalau kiprahku di bidang musik sampe sejauh ini. Aq masih berpikir aq hanyalah pemain piano amatiran yang suka  bermain piano dg niatan hanya sekadar utk mencari kesibukan di waktu luang. Tapi skrg justru inilah kesibukan yg paling menyita waktu, dan pekerjaan lainnya hanya sekadar pengisi waktu luang ;p Mungkin bisa dikatakan kegiatan2 rutin lainnya jadi terganggu, khususnya proyek Tugas Akhir-ku, huhu -_-

Tapi, terlepas dari itu semua, aq menjalani ini dg perasaan tidak merasa terbebani sama sekali. Ga ada alasan khusus knp aq tetap bertahan di titik ini. Sampe skrg, yg kupikirkan selama aq mengerjakan musik hanyalah untuk bersenang-senang. Aq sgt menikmati pekerjaanku sebagai conductor dan juga sbg pemain piano 🙂 Mungkin inilah yg disebut “unconditional love”, bener ga siy?? hehe..

We will not go down


Tengah malem sehabis pulang dari latihan band ‘n langsung OL, tiba2 aq dikagetkan dengan mesej dari temanku, yasser. Dia nanya ke aq apa dah pernah ngedengerin lagu dari Michael Heart yang berjudul “We Will Not Go Down”. Emang siy, dulu rasanya pernah ada yang bilang ke aq kalo ada lagu yang menceritakan tentang perang di palestina yang sangat menyentuh. Tapi aq sendiri blm pernah ngedengerinnya. Kayaknya lagu ini ni yang dimaksud. hhe..

Temenku itu langsung memberikan link yang menuju ke halaman web yang berisi lirik lagu tersebut disertai dengan file mp3 yang dapat di-download. Pesan terakhir dari Yasser, tolong lagu ini dicariin chord-nya (* pesan terakhir?? * kayak mo mati ajah, peace ah, haha)

Ini dia lirik + chordnya. Coba dicek lagi. mungkin chordnya ada yang salah. soalnya aq nulis chordnya ini tanpa alat musik  :p

G#m                    B
A blinding flash of white light
F#                E
Lit up the sky over Gaza tonight
G#m             B
People running for cover
F#                         E
Not knowing whether they’re dead or alive

C#m                  G#m
They came with their tanks and their planes
C#M           G#m
With ravaging fiery flames
F#            E
And nothing remains
B                      D#
Just a voice rising up in the smoky haze

Reff :
E               B
We will not go down
G#m                   F#sus4   F#
In the night, without a fight
E                           B
You can burn up our mosques and our homes and our schools
G#m                F#
But our spirit will never die
E        F#
We will not go down
G#m
In Gaza tonight

G#m                B
Women and children alike
F#                    E
Murdered and massacred night after night
G#m                 B
While the so-called leaders of countries afar
F#                      E
Debated on who’s wrong or right

C#m                          G#m
But their powerless words were in vain
C#m                      G#m
And the bombs fell down like acid rain
F#                           E
But through the tears and the blood and the pain
B                                 D#m
You can still hear that voice through the smoky haze

– kembali ke reff –

Wow ! kesan pertamaku ketika mendengar verse dari lagu ini, style-nya british banget. Pada dasarnya aq tidak terlalu suka genre musik british. Hmm,, namun yang ini terasa beda, terutama kekuatan liriknya.  Terasa sekali bahwa lagu ini dinyanyikan dari lubuk hati yang paling dalam oleh Michael Hart.  Mungkin kalo lagu ini dibawakan dengan komposisi yang sama persis oleh musisi yang berbeda, belum tentu auranya sama (hmm, ato ini cuma perasaanku aja yah?? hhe). Waktu musik melewati bagian reffnya, “…You can burn up our mosques and our homes and our schools but our spirit will never die, We will not go down in Gaza tonight.”, tanpa terasa 1 , 2 tetes air mata mengalir di saat2 menjelang tertidur.

Huff.. emang bener2 menyentuh. Lumayan, tidurku malem ini ditemani oleh lagu yang membuat diriku sedih sekaligus semangat. Sedih..  terkenang wajah-wajah polos anak2 yang dibantai secara keji oleh tentara2 Israel laknatullah. Terkenang pula kisah para syuhada, anak cucu Nabi Muhammad saw yang dibantai di tanah karbala demi menegakkan keadilan dan menentang kezaliman. Semangat… utk tidak lagi merasa takut akan kematian, karena kematian pasti akan menghampiri.

Memang kita tidak akan tau kapan & dimana kita akan mati. Namun, kita bisa memilih dengan cara apa dan untuk apa kita mati, mati di saat kita sedang dalam perjalanan menuju Yang Maha Kuasa seperti yang dilakukan oleh para syuhada di Palestina atau di manapun mereka berada, yang jiwanya tetap ‘hidup’ menemani kita, ataukah mati pada saat kita sedang berlari menginggalkan-Nya, naudzubillah. Maka persiapkanlah diri untuk menjemput kematian yang ‘hidup’.

Wedding Exhibition @ Hyatt Regency


Senin kemaren (18/08/2008), band-ku (Christ ‘n Friends) kembali manggung di event yang lumayan gede. Kali ini kita manggung di acara Wedding Exhibition yang berjudul “Sparkling Love” diselenggarakan di hotel Hyatt Regency Bandung. Acaranya semacam pameran-pameran dari berbagai vendor acara pernikahan, mulai dari vendor busana, dekorasi, EO, cathering, music entertaintment, dll. Acara puncaknya adalah talkshow dengan narasumber dari berbagai vendor yang telah disebutkan dan pertunjukkan musik oleh berbagai penyanyi ternama. Nah, di acara ini sekalian mempromosiin band-ku sebagai vendor music entertaintment yang siap menerima tawaran dari pihak2x yang ingin meramaikan acara pernikahannya atau acara apapun dengan musik2x klasikpop dan jazz.

Kami tiba di Ballroom hotel Hyatt jam 11.30 untuk melakukan soundcheck terlebih dahulu. Kesan pertamaku waktu masuk ke Ballroomnya adalah megah & gemerlap. Di sana berjejer ratusan kursi-kursi untuk para tamu undangan. Di panggung terdapat 1 set peralatan band yang siap dimainkan oleh kami nanti dan juga 1 set kursi-meja untuk para pembicara dan narasumber acara talkshow.

Adapun catwalk yang diperuntukkan untuk acara fashion show.  Di sana lagi ada sekumpulan model-model cantik yang sedang melakukan gladi resik. (hey..hey.. ghifar, matanya jangan nakal ya, oops).

(Looh, katanya matanya jangan nakal. koq sempet2xny ngambil foto? hi3..). Suasana yang biasanya ku liat tivi2x , sekarang bener2 ku liat secara langsung. Hal-hal seperti inilah yang membuat hati nurani menolak untuk serius menggeluti dunia entertainment meskipun ada peluang untuk itu. Bagiku bermain band hanya sekadar menyalurkan hobby dan nambah2x uang saku saja.

Setelah para model selesai melakukan gladi resik, tibalah waktu kami untuk soundcheck. Seperti biasa, aq langsung menuju ke keyboard. Kali ini keyboard yang ku gunakan ber-merk korg seri RD 700. Beginilah suasana selama soundcheck berlangsung.

Oia, lupa. Aku belum memperkenalkan para personil band Christ ‘n Friends Music Entertaintment. Kami terdiri dari 9 orang. 5 orang vokalis : Handy, Grendo, Vicky, Budi, dan Pak Christhoper Abimanyu, serta 4 orang player : Kang Roni (Bass), Edo (Drum), Bonny (Saxophone), dan aku (Piano/Keyboard).

Total lagu yang akan kami bawakan ada 6 buah, yaitu “Sempurna (voc: Christ ‘n Friend VocGroup)”, “O Sole Mio(voc: Christ ‘n Friend VocGroup)”, “Fly Me To The Moon (voc : mba’ Marina)”, “I Love U For A Sentimental Reason (voc : Andy Lee)”, “Love is A Many Splendered Thing (voc : Pak Christopher Abimanyu)”, “Mutiara Hati (voc : mba’ Memes)”. Bagiku yang paling spesial adalah mengiringi langsung penyanyi kondang seperti mba’ Memes dan Pak Abi, yang biasanya hanya bisa aq tonton dari tv. 🙂

Setelah soundcheck & sebelum acara dimulai, kami sempatkan berjalan-jalan menikmati suasana hotel Hyatt Bandung. Biasalah ‘wong deso’ yang ga pernah masuk ke hotel berbintang, jadi beginilah kelakuannya, hi3..

Tiba2, ga lama kemudian, panitia memberitahu kalo para pengisi acara diberi 1 kamar hotel per grup untuk beristirahat sejenak dan menaruh barang-barang. Wow ! Walaupun sebentar, tapi lumayanlah untuk menyegarkan kembali pikiran demi kelancaran manggung. Eh, ternyata ada sebuah kabel yang kepalanya dah sangat ku kenal. Yak, apalagi kalo bukan kabel UTP. Langsung aja ku colok ke laptopku & selamat berselancar ke dunia maya !

Dan acara pun segera dimulai. Kami langsung mengambil posisi di panggung sesuai dengan peranan masing-masing. Singkat cerita, acara berlangsung cukup meriah dan terorganisir dengan baik. Para tamu undangan maupun non undangan banyak yang hadir.  Yang paling penting, makanannya bro, lezat-lezat semua. Stand-stand makanannya banyak banget dengan berbagai macam pilihan makanan.

Yaah, makanannya ga sempet ke foto dech. Soalnya terlalu konsentrasi buat makan, he3..

Fiuh…

So, bagiku, hikmah yang dapat kuambil setelah meramaikan acara ini adalah …

“Nikah itu mahal, bung ! Sebaiknya ga usah pake resepsi yang macem2 lah”.

(Loh ?? kesimpulannya koq ngaco gini. padahal tadi di awal2 mencoba utk mempromosiin bandku,he3).