Selamat Jalan Bulan Ramadhan 1432 H


Berlalu sudah bulan Ramadhan kali ini. Tinggallah perasaan sedih di hati. Sedih karena masih merasa belum dapat memberikan yang terbaik selama beribadah di bulan ramadhan. Masih banyak pekerjaan yang dilakukan tanpa diniatkan untuk beribadah kepada Allah. Masih sering kali merasa malas mengerjakan ibadah wajib sebagai tanda ketakwaan kepada Allah. Masih sedikit sekali ibadah-ibadah sunnah, terutama ibadah di malam hari, yang dikerjakan sebagai tanda kecintaan kepada Allah. Masih enggan hati dan tangan ini untuk bersedekah. Masih merasa kurang sabar diri ini dalam menahan lapar dan haus. Masih merasa sulit jiwa ini untuk mengendalikan amarah. Masih senang hati ini untuk berbangga diri/pamer atas apa yang telah dicapai/dimiliki. Masih… dan masih kurang lagi…

Continue reading

Hari Terakhir di Bandung


Uppsss.. bukan beneran hari terakhir dan selamanya meninggalkan Bandung :p Tapi hari terakhir di Bandung di bulan Ramadhan.

Persiapan kuliah, buat slide, buat modul praktikum, coding, proyek riset, bisnis, pekerjaan musik yang udah jadi hiruk pikuk kegiatan sehari-hari akhirnya bisa diistirahatkan dulu, paling tidak selama 1 minggu ke depan. Saya dan istri akan terbang ke kampung halaman saya, Palembang, besok. Semoga bisa lebih konsentrasi memanfaatkan sisa waktu beribadah pada bulan Ramadhan ini yang selama ini banyak tersita oleh kegiatan-kegiatan duniawi 😐

Maafkan hamba-Mu yang telah mengesampingkan kesempatan-Mu selama ini 😐

Q.S. Al Kahfi : 110



qul innamaa anaa basyarun mitslukum yuuhaa ilayya annamaa ilaahukum ilaahun waahidun faman kaana yarjuu liqaa-a rabbihi falya’mal ‘amalan shaalihan walaa yusyrik bi’ibaadati rabbihi ahadaan
110. Katakanlah: Sesungguhnya aku ini manusia biasa seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku: “Bahwa sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan yang Esa”. Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya”.

Sebelum tidur semalam gw baca sebuah buku yang disana ada subbab yang menceritakan tentang ayat ini yang merupakan ayat terakhir dari Q.S. Al Kahfi. Subbab itu menyebutkan ada sebuah hadis diriwayatkan, “Barang siapa yang membaca ayat ini sebelum tidur, ada cahaya darinya yang akan memancar ke arah Masjid al-Haram, dan dibelakangnya, ada malaikat-malaikat yang memintakan ampun baginya hingga subuh”. Dalam riwayat lain disebutkan, “Tidak ada seorang hamba yang membaca ayat terakhir al-Kahfi, kecuali dia akan bangun pada jam yang dia kehendaki”.

Menjelang tidur gw pun mencoba mengamalkan apa yang disampaikan. Gw niatin untuk bangun jam 4 pagi lalu mematikan alarm yang sudah ku set sebelumnya. And…. It works ! Langsung melihat jam setelah bangun dan memang jam menunjukkan pukul 3:56 *masih deket2 jam 4 lah ya, hehe*. Jujur selama ini kalo tanpa alarm gw agak kesulitan buat bangun kalau tidurnya masih kurang dari selang waktu 6 jam.

Sepertinya malaikat memang bener-bener mencintai ayat ini ^_^

Hubungan antara Allah Sang Pencipta dan Makhluk


Kembali menulis dalam Bahasa Indonesia ^_^

Seperti biasa tiap malam sebelum menjelang tidur, aku sisihkan waktu lebih kurang 1/2 jam untuk membaca buku. Seperti biasa juga aku mengambil sebuah buku dari tumpukan buku secara ‘random’ tanpa melihat buku apa yang ku ambil. Kali ini buku yang terambil berjudul “Rahasia Basmalah dan Hamdalah”,yang berupa rangkuman tulisan ceramah-ceramah di televisi dari sang revolusionis Ayatullah Khomeini (semoga Allah selalu memuliakannya). Saat melihat-lihat daftar isi untuk mencari bab apa yang akan ku baca, ada satu judul bab yang menarik perhatianku, yaitu “Hubungan antara Allah dan Makhluk”. Sebenarnya dulu buku ini pernah ku baca, tapi entah mengapa pembacaan kali ini membawa makna dan pemahaman tersendiri yang sulit untuk dijelaskan.

Berikut ini cuplikan tulisan (tanpa penyaduran) dari awal bab Hubungan Antara Allah dan Makhluk :

Continue reading